IndonesiaBuzz: Sidoarjo, 25 Agustus 2025 – Mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, memberikan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat melalui pelatihan bertema “UMKM Go Digital: Strategi Branding Kuat Melalui Packaging”, Senin (25/8/25) siang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN yang berfokus pada pengembangan potensi desa berbasis digitalisasi dan pemasaran kreatif. Sebanyak 15 perwakilan pelaku UMKM hadir dan mengikuti pelatihan yang digelar bersama tim dosen dari Program Studi Teknik Industri Universitas PGRI Adi Buana.
Ketua kelompok KKN, Noven Armadhany Utomo, menjelaskan bahwa pihaknya menyasar dua sektor unggulan di desa tersebut, yaitu pengrajin blangkon dan produsen kerupuk pasir.
“Keduanya memiliki potensi besar namun belum banyak disentuh oleh strategi pemasaran modern. Karena itu, kami berinisiatif menghadirkan pelatihan seputar branding, pemilihan kemasan yang menarik, serta penggunaan media sosial untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Noven.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber dari kalangan akademisi yang membawakan materi seputar desain kemasan (packaging) dan pemanfaatan media sosial sebagai alat promosi. Pelatihan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari pelaku UMKM serta unsur perangkat desa, termasuk Sekretaris Desa, tim penggerak PKK, dan kalangan pemuda.
Kepala Desa Plaosan, Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswa KKN dan tim pengabdian masyarakat dari kampus.
“Materi yang disampaikan sangat padat dan aplikatif. Kami baru memahami pentingnya unsur warna dan tipografi dalam logo produk UMKM. Kami berharap kerja sama ini berlanjut, termasuk dukungan terhadap perlindungan merek dan hak cipta bagi pelaku usaha di desa kami,” ujar Mulyadi.
Menanggapi hal tersebut, tim dosen dari Teknik Industri menyampaikan bahwa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya memiliki Centra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang siap memberikan pendampingan terkait perlindungan hak cipta, merek dagang, hingga paten sederhana.
Program Studi Teknik Industri yang telah terakreditasi “Unggul” ini dikenal aktif menjalin kemitraan dengan UMKM di berbagai daerah di Jawa Timur, serta rutin memperoleh hibah dari kementerian untuk program pendampingan usaha masyarakat.(Yitno.S/Koresponden Surabaya)







