IndonesiaBuzz: Jakarta, 20 Juni 2025 – Presiden Jokowi menyebut sektor ekonomi kreatif sebagai kekuatan baru Indonesia. Sejalan dengan itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membuka ruang kolaborasi strategis dengan pengembang game global Riot Games untuk memperkuat ekosistem industri kreatif nasional.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci pertumbuhan ekosistem kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Ini bagian dari semangat Kementerian Ekraf,” kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar saat audiensi dengan Riot Games di Jakarta, Kamis.
Langkah ini diambil untuk memperkuat konektivitas antara game dengan subsektor kreatif lain seperti musik, film, ilustrasi, serta kekayaan intelektual lokal. Kolaborasi tersebut diharapkan mendorong terciptanya lapangan kerja berkualitas dan menjadikan game sebagai tulang punggung ekonomi kreatif Indonesia secara global.
Country Manager Riot Games Indonesia Resha Adi Pradipta menyambut positif kolaborasi ini. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan industri game dan e-sports dunia.
“Kami ingin mendukung tumbuhnya ekosistem game yang sehat di Indonesia. Salah satunya dengan membuka ruang untuk pengembangan IP lokal dan penyelenggaraan event berskala global,” kata Resha.
Indonesia saat ini mencatatkan nilai pasar industri game sebesar dua miliar dolar Amerika Serikat, dengan sekitar 148 juta pemain aktif. Capaian ini menempatkan Indonesia di peringkat pertama di Asia Tenggara, keempat di Asia, dan ke lima belas di dunia.
Pemerintah akan mendorong pengembangan industri teknologi kreatif melalui sejumlah kebijakan seperti perlindungan kekayaan intelektual pengembang, bantuan infrastruktur dari pemerintah daerah, kemudahan pemasaran dan produksi, hingga kerja sama dengan OJK untuk akses pendanaan kreator.







