IndonesiaBuzz: Solo, 24 September 2023 – Sebanyak 30 komunitas turut serta dalam kampanye penanganan dan pengelolaan sampah di Kota Solo. Ratusan relawan gabungan bahu-membahu mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Aksi ini dilakukan dalam peringatan World Cleanup Day (WCD) 2022 dengan tema “Solo Resik Carnival”, yang digelar di area Car Free Day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi.
Para relawan dari berbagai komunitas membawa kantong plastik berukuran besar untuk memunguti berbagai jenis sampah yang tersebar di kawasan Ngarsopuro-Taman Sriwedari.
Tidak hanya membersihkan, mereka juga berupaya mendidik para pengunjung CFD agar lebih aktif dalam penanganan sampah di lingkungan masing-masing. Tak hanya itu, mereka menggelar aksi parade peduli lingkungan dengan berjalan kaki di area CFD.
Pengurus Komunitas Solo Bersih, Ahmad Mujahid, menyampaikan bahwa “Solo Resik Carnival” di area CFD merupakan kegiatan kedua kalinya yang diadakan di Kota Solo.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan WCD yang diadakan setiap tahun, dengan tujuan mengajak masyarakat agar berkontribusi dalam penanganan sampah,” kata Ahmad, Minggu (24/9/2023).
Kota Solo, meskipun wilayahnya lebih kecil dibandingkan dengan daerah lain di Soloraya, masih menghadapi tantangan penanganan sampah yang belum tertangani secara optimal. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dianggap sebagai kunci utama dalam menangani permasalahan sampah.
Terkait perbedaan dengan kegiatan serupa tahun sebelumnya, menurut Ahmad, sampah yang berhasil dikumpulkan oleh relawan akan dihitung dan dipilah sesuai jenisnya seperti plastik, botol, minyak jelantah, hingga residu. Sampah-sampah yang dapat didaur ulang akan diolah lebih lanjut.
“Pada kegiatan ini, berhasil terkumpul sekitar dua kilogram sampah plastik, tiga kilogram botol, dan tiga kilogram kertas,” jelasnya.
Sementara itu, Heri, seorang pengurus komunitas Pendaki Nafas Tua Soloraya, menegaskan bahwa seluruh anggota komunitasnya terlibat aktif dalam “Solo Resik Carnival”.
Mereka berharap Kota Solo dapat mempertahankan penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang mencerminkan kualitas pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau di kota ini.
“Kami selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan peduli lingkungan. Generasi muda harus terus diajak untuk berbuat positif guna mewujudkan Solo yang lebih bersih pada masa mendatang,” papar Heri.







