Thursday, October 1, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora Historia

Intrik, Kudeta, dan Pembunuhan: Wajah Gelap Suksesi di Kekaisaran Romawi

by Eko Sigit
August 5, 2025
Reading Time: 2 mins read
Intrik, Kudeta, dan Pembunuhan: Wajah Gelap Suksesi di Kekaisaran Romawi

Ilustrasi Prajurit Kekaisaran Romawi (foto Ist)

IndonesiaBuzz: Historia – Kekaisaran Romawi, yang membentang dari Britania hingga Timur Tengah, dikenal bukan hanya karena kekuatan militernya, tetapi juga karena drama suksesi yang kerap diwarnai pengkhianatan, pembunuhan, dan perebutan kekuasaan berdarah.

Berbeda dengan sistem monarki turun-temurun yang umum di banyak kerajaan, suksesi dalam Kekaisaran Romawi tidak selalu mengikuti garis keturunan langsung. Kaisar seringkali diangkat oleh Senat, militer, atau bahkan dengan kekuatan senjata. Hal ini membuka celah bagi perebutan kekuasaan yang brutal dan kerap kali tak terduga.

Salah satu contoh paling terkenal terjadi pada tahun 69 M, yang dikenal sebagai Tahun Empat Kaisar. Setelah Kaisar Nero tewas bunuh diri, empat tokoh kuat Galba, Otho, Vitellius, dan akhirnya Vespasian saling bersaing merebut tahta. Dalam waktu kurang dari setahun, Roma menyaksikan serangkaian kudeta dan pembunuhan yang mengguncang stabilitas kekaisaran. Vespasian akhirnya keluar sebagai pemenang dan mendirikan Dinasti Flavianus.

Namun, suksesi berdarah tidak berhenti di situ. Kaisar Commodus, yang dikenal eksentrik dan otoriter, dibunuh pada malam tahun baru 192 M oleh para konspirator dari dalam istana. Kekosongan kekuasaan ini memicu kembali serangkaian krisis. Dalam waktu singkat, beberapa jenderal mengklaim gelar kaisar dengan dukungan pasukan masing-masing, memicu perang saudara yang luas.

BeritaTerkait

Kraton Surakarta Gelar Kirab Malam Selikuran, Padukan Ritual, Budaya, dan Syiar Islam

Sadranan Kajoran Jadi Simbol Sinergi Warga dan Karaton Surakarta

Masa krisis terbesar terjadi dalam periode yang dikenal sebagai Krisis Abad Ketiga (235–284 M), di mana lebih dari 20 orang mengklaim diri sebagai kaisar dalam waktu kurang dari 50 tahun. Kebanyakan dari mereka naik takhta melalui pemberontakan militer dan berakhir tragis dibunuh oleh tentara mereka sendiri atau digulingkan oleh pesaing berikutnya.

Barulah pada masa pemerintahan Diokletianus, sistem suksesi coba ditata ulang melalui skema tetrarki, membagi kekuasaan kepada empat penguasa untuk menjamin stabilitas. Namun, bahkan sistem ini pun gagal bertahan lama, dan perebutan kekuasaan kembali mewarnai transisi antarkaisar.

Sejarah panjang Kekaisaran Romawi membuktikan bahwa kekuasaan absolut tanpa mekanisme suksesi yang jelas adalah resep bencana. Intrik politik dan ambisi pribadi tak jarang menjadi penyebab runtuhnya dinasti dan perpecahan wilayah kekuasaan (red). @sigit

Tags: 235–284 MBritaniaDinasti FlavianusDiokletianusGalbaKaisar CommodusKaisar NeroKekaisaran RomawiOthoVitellius
Share221SendScan

Trending

Auto Draft
News

Stok Beras Madiun Dipantau, Satgas Pangan Temukan 50 Ton Beras di Penggilingan

8 hours ago
Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi
News

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi

8 hours ago
Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Percepat Tanam Padi Serempak
News

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Percepat Tanam Padi Serempak

8 hours ago
KAI Daop 7 Madiun Gandeng Kejari Ponorogo Tangani Masalah Hukum
News

KAI Daop 7 Madiun Gandeng Kejari Ponorogo Tangani Masalah Hukum

10 hours ago
Tiga Anggota DPRD Jatim Diamankan dalam Penggerebekan Dugaan Pesta Narkoba di Hotel Surabaya
News

Tiga Anggota DPRD Jatim Diamankan dalam Penggerebekan Dugaan Pesta Narkoba di Hotel Surabaya

13 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Auto Draft

Stok Beras Madiun Dipantau, Satgas Pangan Temukan 50 Ton Beras di Penggilingan

September 30, 2026
Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi

September 30, 2026

TERPOPULER

KPK Sita Sawah 1.938 Meter Persegi di Ngawi, Pasang Papan Penyitaan

DPRD Ngawi Turun Lapangan di Tiga Pilar Cup 2026, Tekankan Dukungan untuk Persinga

350 Prajurit Yon Armed 12 Kostrad Pulang dari Pamtas RI-RDTL

Bawa Sajam dan Diduga Aniaya Ibu, Pria di Ngawi Dievakuasi Satpol PP

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In