IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 28 Agustus 2026 – Gudang produksi box sound system milik seorang wirausaha di Desa Semenpinggir, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, terbakar pada Kamis (27/8/26) malam. Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan di sekitar limbah produksi.
Gudang tersebut diketahui milik Sarlan (46), pelaku usaha sound system yang berada di RT 05/RW 02 Desa Semenpinggir.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Siswoyo mengatakan, api membakar bangunan gudang berikut sejumlah peralatan serta bahan produksi box sound system.
“Laporan kebakaran diterima Pos Kota sekitar pukul 20.10 WIB. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 20.12 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 20.20 WIB,” kata Siswoyo.
Petugas Damkarmat berjibaku memadamkan api selama beberapa jam. Api akhirnya berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 00.26 WIB.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkarmat Bojonegoro mengerahkan dua unit armada dari Pos Kota dan satu unit armada dari Pos Sumberrejo. Penanganan juga diperkuat empat unit water supply milik BPBD Bojonegoro.
Sebanyak 13 personel Damkarmat diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan penanganan kebakaran.
“Ada 13 personel kita kerahkan,” ujar Siswoyo, Jumat (28/8/26) pagi.
Lokasi gudang yang terbakar berjarak sekitar 7,6 kilometer dari Pos Kota.
Kebakaran menyebabkan pemilik gudang diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp150 juta.
Kerugian tersebut meliputi bangunan gudang berukuran sekitar 6 x 20 meter, lembaran bahan box sound system, empat unit gergaji mesin duduk, dua unit mesin bor, serta empat unit gergaji mesin tangan.
Besarnya kerugian tidak lepas dari banyaknya material produksi yang berada di dalam gudang. Bahan-bahan tersebut juga membuat api lebih cepat membesar.
“Dugaan sementara, kebakaran bermula dari puntung rokok yang dibuang sembarangan di sekitar limbah produksi. Material limbah dan bahan produksi yang berada di area gudang diduga membuat api dengan cepat membesar,” jelas Siswoyo.
Petugas Damkarmat bersama unsur terkait kemudian melakukan pemadaman hingga api benar-benar berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman.
Siswoyo mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di sekitar material mudah terbakar dan limbah produksi.
Menurutnya, kebiasaan sederhana membuang puntung rokok sembarangan dapat memicu kebakaran, terutama ketika berada di lingkungan yang dipenuhi bahan-bahan mudah terbakar.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan memastikan sumber api maupun benda yang berpotensi memicu kebakaran benar-benar telah padam sebelum ditinggalkan.(M.Tohir /Koresponden Bojonegoro).







