IndonesiaBuzz : Madiun, 13 September 2026 – Grebeg Maulud di Pondok Kyai Ageng Mohammad Bin Umar, Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus upaya menjaga tradisi keagamaan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada 12 September 2026 itu diikuti santri, jamaah, dan masyarakat sekitar pondok.
Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut memperkuat suasana kebersamaan dalam peringatan Maulid Nabi. Grebeg Maulud juga menjadi ruang untuk mempertahankan tradisi yang berkembang di wilayah Banjarsari.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto turut menghadiri kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Grebeg Maulud.
Menurutnya, kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat dapat mendukung terciptanya kehidupan yang bersih, sehat, tertib, lancar, dan harmonis.
“Melalui kegiatan Maulid ini, kita berharap anak-anak kita selalu meneladani apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Kita semua harus istiqomah melakukan kebaikan dan jangan sampai lupa untuk selalu bersholawat,” ujar H. Hari Wuryanto.
Bupati juga mengajak masyarakat Banjarsari Kulon dan Banjarsari Wetan menjaga kebersamaan serta istiqomah dalam bersholawat. Ia berharap semangat tersebut terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Grebeg Maulud perlu terus dijaga karena menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga mempertemukan warga dalam suasana silaturahmi dan kebersamaan.
Pelaksanaan Grebeg Maulud di Pondok Kyai Ageng Mohammad Bin Umar sekaligus memperlihatkan upaya masyarakat mempertahankan tradisi keagamaan di wilayah Banjarsari.
Kegiatan itu diharapkan dapat mempererat silaturahmi, menjaga budaya lokal, dan meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. (@Arn/Kominfo)







