IndonesiaBuzz: Jakarta, 21 Januari 2026 – Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV Purbaya bersama keluarga melakukan silaturahmi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/26). Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang dialog untuk membahas arah pengelolaan dan pemeliharaan Keraton Solo ke depan.
Pertemuan berlangsung di Ruang Pimpinan DPR RI, Nusantara III, dan dihadiri oleh sejumlah anggota keluarga Keraton Solo, di antaranya Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pakoe Boewono selaku ibunda SISKS Pakoe Boewono XIV, serta kakaknya, Gusti Kanjeng Ratu Anom Sekarjati.
GKR Anom Sekarjati menjelaskan, pertemuan tersebut pada dasarnya merupakan ajang silaturahmi sekaligus penyampaian kepada pimpinan DPR RI bahwa Pakoe Boewono XIV telah ditunjuk sebagai Sinuhun Keraton Surakarta. Pihak Keraton berharap terjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah dalam pengelolaan dan pelestarian Keraton Solo sebagai warisan budaya bangsa.

SISKS PB XIV bersama Sang Kakak GKR Anom Sekarjati saat di temui awak media di gedung Parlemen, Senayan Jakarta Pusat.
“Ini sebetulnya silaturahmi kami kepada Bapak Dasco bahwa Pakoe Boewono XIV sudah ditunjuk. Harapannya ke depan, bersama pemerintah kami bisa bekerja sama dengan baik dalam mengelola dan memelihara keraton,” ujar GKR Anom Sekarjati.
Dalam pertemuan tersebut, turut disinggung dinamika internal Keraton Solo yang sempat menjadi perhatian publik nasional. GKR Anom mengakui pihak keluarga Keraton memanfaatkan kesempatan itu untuk meminta arahan terkait langkah langkah yang sebaiknya ditempuh ke depan.
“Kami hanya memohon arahan saja dari pemerintah. Peristiwa yang terjadi sebelumnya memang menjadi perhatian nasional, sehingga kami ingin mendapat masukan bagaimana sebaiknya bersikap,” ungkapnya.
GKR Anom menegaskan, harapan utama keluarga Keraton adalah terciptanya kembali suasana rukun dan kerja sama yang harmonis, baik di internal Keraton maupun dengan berbagai pihak terkait. Menurutnya, pengelolaan Keraton Solo idealnya dilakukan secara bersama sama demi menjaga nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya.
“Arahan ke depan tentu agar semuanya bisa diajak bekerja sama, rukun, dan bersama sama mengembangkan keraton,” katanya.
Senada dengan itu, SISKS Pakoe Boewono XIV, menyampaikan bahwa pertemuan dengan pimpinan DPR RI tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus upaya membuka ruang komunikasi. Ia berharap Keraton Solo dapat dikelola dengan baik melalui musyawarah dan kebersamaan.
“Kami berniat bersilaturahmi dan menerima masukan masukan agar ke depan keraton bisa tetap berjalan dengan baik. Semua tentu melalui musyawarah,” ujar SISKS Pakoe Boewono XIV.
Pertemuan ini mencerminkan ikhtiar Keraton Solo untuk membangun komunikasi konstruktif dengan pemerintah dan lembaga negara, demi memastikan keberlangsungan Keraton Surakarta sebagai pusat kebudayaan Jawa yang memiliki nilai historis dan simbolik bagi bangsa Indonesia. @yudi







