IndonesiaBuzz: Swiss, 23 Januari 2026 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengundang para pemimpin dunia, pelaku ekonomi global, dan tokoh internasional yang hadir dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, untuk menghadiri Ocean Impact Summit yang akan digelar di Indonesia pada Juni 2026.
Undangan tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam forum WEF pada Kamis (22/1/26), di hadapan para kepala negara, pemimpin korporasi multinasional, serta pemangku kepentingan global.
“Saya menantikan kehadiran Anda semua di Indonesia,” ujar Prabowo dalam pidatonya.
Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah Ocean Impact Summit perdana yang akan berlangsung di Bali dan diselenggarakan bersama World Economic Forum. Forum internasional ini dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas negara dan lintas sektor dalam merumuskan strategi pelestarian laut dan penguatan riset kelautan global.
Prabowo menyebut sejumlah tokoh dunia dijadwalkan terlibat dalam agenda tersebut, di antaranya investor dan filantropis Ray Dalio serta pendiri SpaceX Elon Musk. Keterlibatan Dalio akan diperkuat melalui kontribusi kapal riset kelautan miliknya, sementara SpaceX diharapkan mendukung aspek teknologi dan riset.
“Pada Juni nanti di Bali, kami akan menjadi tuan rumah Ocean Impact Summit pertama bersama World Economic Forum, yang disponsori oleh Indonesia, dengan peran penting Bapak Ray Dalio dan kapal riset kelautannya. Juga ada SpaceX, dari Bapak Elon Musk,” kata Prabowo.
Presiden menilai Ray Dalio sebagai salah satu pionir dalam pengembangan riset kelautan global yang berkontribusi besar terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan. Ia juga menegaskan posisi strategis Indonesia dalam isu kelautan dan lingkungan hidup.
“Indonesia, yang tiga perempat wilayahnya adalah laut, memiliki kepentingan besar terhadap masa depan samudra,” ujarnya.
Ocean Impact Summit diharapkan menjadi forum strategis untuk memperkuat kerja sama internasional dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut, mendorong inovasi riset kelautan, serta merumuskan solusi global terhadap tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan laut.
Melalui penyelenggaraan forum ini, Indonesia menegaskan perannya sebagai aktor penting dalam diplomasi maritim dan tata kelola lingkungan global, sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan komunitas internasional. @yudi







