IndonesiaBuzz: Wonogiri, 29 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Wonogiri secara resmi mengangkat sebanyak 516 tenaga honorer menjadi Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK). Proses penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sekaligus pengambilan sumpah berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (28/7).
Ratusan ASN baru tersebut terdiri atas 493 tenaga teknis dan 23 tenaga kesehatan yang sebelumnya bekerja sebagai honorer di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Wonogiri. Mereka dinyatakan lolos dalam seleksi PPPK tahap I yang digelar tahun lalu.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, menegaskan bahwa status baru sebagai ASN PPPK membawa tanggung jawab yang tidak ringan. Ia meminta seluruh pegawai yang telah diangkat agar menunjukkan kinerja terbaik dan menjunjung tinggi integritas.
“Mulai hari ini Anda tidak lagi sekadar honorer. Ada tanggung jawab, kode etik, dan standar kinerja yang harus dijunjung tinggi. Bekerjalah dengan jujur, amanah, disiplin, serta penuh dedikasi dan loyalitas,” tegasnya.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno saat memberikan ucapan selamat kepada tenaga honorer yang lolos menjadi Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK)
Meski kuota yang dibuka tahun lalu mencapai 541 formasi, hanya 516 yang terisi. Menurut Bupati, 25 formasi sisanya akan kembali dibuka dalam seleksi tahap II, meskipun jadwal pelaksanaannya belum dapat dipastikan. Pemkab Wonogiri juga berencana mengajukan formasi tambahan, mengingat jumlah ASN yang pensiun setiap tahun terus meningkat.
“Kalau tidak ada penambahan, kita bisa kekurangan pegawai. Beberapa dinas bahkan tidak memiliki staf pelaksana. Ini bisa berdampak pada pelayanan publik,” ujarnya.
Dari total 2.358 pelamar pada seleksi tahap I, hanya 516 yang berhasil lolos. Sementara itu, tenaga honorer yang belum berhasil tetap diberi ruang untuk melanjutkan pengabdian sebagai tenaga paruh waktu. Pemerintah memastikan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap para tenaga harian lepas tersebut.
“Mereka tetap bisa bekerja, nanti akan dikonversi menjadi tenaga paruh waktu dengan penggajian sesuai UMK,” ujar Setyo.
Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, SH, turut menyampaikan harapan kepada para PPPK baru, terutama yang berasal dari luar daerah. Ia menekankan pentingnya rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap Wonogiri sebagai wilayah tempat mereka mengabdi.
“Bekerjalah dengan ikhlas dan sepenuh hati. Meskipun berasal dari luar Wonogiri, kami harap Anda tetap menumbuhkan rasa ‘nduweni’ terhadap daerah ini,” pesan Imron.(Yudi S/Koresponden Wonogiri)







