IndonesiaBuzz : Madiun, 13 Oktober 2026 – Bupati Madiun H. Hari Wuryanto membuka SMAPI Silat Cup I di SMA Negeri Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Senin (12/10/2026).
Kejuaraan yang diikuti 288 pelajar tersebut menjadi salah satu upaya mendorong pembinaan atlet pencak silat sejak dini sekaligus menanamkan nilai disiplin dan persaudaraan antarpesilat.
Dari total peserta, sebanyak 148 merupakan siswa sekolah dasar (SD), sedangkan 140 lainnya berasal dari sekolah menengah pertama (SMP). Kompetisi bertema “Tangguh Berprestasi” itu berlangsung pada 12–15 Oktober 2026 untuk memeriahkan HUT ke-27 SMA Negeri Pilangkenceng.
Kepala SMA Negeri Pilangkenceng, Kristianita Sunaringtias, menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan pencak silat sekaligus mengembangkan kemampuan melalui kompetisi. Ia mengatakan, “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk berlatih, berkompetisi secara sehat, serta membangun komunikasi dan persaudaraan,” ujarnya.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menegaskan, pencak silat tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bela diri, tetapi juga pembentukan karakter. Ia meminta para peserta menjadikan pertandingan sebagai kesempatan mengasah kedisiplinan, menghormati aturan, serta menjaga hubungan baik meskipun berasal dari perguruan berbeda.
“Kabupaten Madiun dikenal sebagai Bumi Kampung Pesilat. Identitas ini harus kita jaga bersama, tidak hanya melalui banyaknya perguruan pencak silat, tetapi juga melalui sikap dan perilaku para pesilat yang menjunjung tinggi persaudaraan dan kerukunan,” tegasnya.
Hari Wuryanto meminta seluruh peserta bertanding sesuai peraturan, menghormati lawan dan wasit, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada. Ia juga berharap SMAPI Silat Cup dapat diselenggarakan secara berkelanjutan agar atlet pelajar memiliki lebih banyak pengalaman bertanding, meningkatkan keterampilan teknik dan taktik, serta mengendalikan emosi saat menghadapi lawan.
Sebagai bagian dari penguatan pembinaan olahraga pelajar, Bupati mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun tengah menggagas sekolah rintisan olahraga untuk jenjang SD dan SMP.
Setelah membuka kejuaraan, ia meninjau stan siswa SMA Negeri Pilangkenceng yang menawarkan berbagai produk, termasuk makanan hasil kreasi pelajar, serta mencicipi sejumlah hidangan sebagai apresiasi terhadap kreativitas dan kewirausahaan siswa. (@Arn/Hms)







