IndonesiaBuzz: Kuliner – Hayy Buzzian, Jika berkunjung ke Yogyakarta, jangan hanya pulang dengan cerita tentang Malioboro atau keraton saja. Cobalah rasakan sendiri ledakan rasa pedas yang kini menjadi ikon kuliner malam kota ini, Oseng Mercon atau yang akrab disebut Nasi Mercon.
Sajian ini siap menantang nyali Anda. Di sudut-sudut kota seperti Jalan Kaliurang, Tegalrejo, hingga kawasan Malioboro, sepiring nasi hangat berpadu dengan tumisan koyor, tetelan, kikil, hingga babat, yang dimasak dengan cabai rawit melimpah. Pedasnya bukan sekadar terasa, tapi meledak di lidah membuat siapa pun ingin kembali lagi.
Cerita di balik Oseng Mercon juga tak kalah menarik. Berawal dari kreativitas seorang penjual yang enggan membuang stok daging sisa, ia justru menemukan racikan bumbu dan cabai yang menghasilkan rasa unik. Para pelanggan pun memberi julukan “oseng mercon” karena pedasnya seperti letupan petasan. Kini, nama itu melekat dan menjadi magnet kuliner bagi warga maupun wisatawan.
Tak perlu heran jika banyak orang rela antre hingga tengah malam demi menikmati sepiring Nasi Mercon.
Kini semakin banyak tempat makan, dari warung sederhana hingga kafe tematik, menyajikan Oseng Mercon dengan variasi level pedas. Artinya, siapa pun bisa mencobanya, baik Anda yang benar-benar pencinta pedas maupun yang baru ingin berkenalan.
Jadi, ketika berada di Jogja, jangan biarkan pengalaman kuliner Anda terasa hambar. Beranikan diri untuk mencoba Oseng Mercon, rasakan pedas yang menghangatkan tubuh sekaligus menciptakan kenangan tak terlupakan tentang Yogyakarta. Satu suapan saja bisa membuat Anda mengerti mengapa kuliner ini begitu dicari.(Dimas P/Koresponden Jogjakarta)





