IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 29 September 2026 – Seorang karyawan warung seblak menjadi korban pembacokan di Jalan Untung Suropati, tepatnya di kawasan barat Adipura, Kelurahan Sumbang, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (27/9/2026) malam.
Korban berinisial SBM alias Udin (26), warga Desa Wadung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Ia diketahui bekerja di sebuah warung seblak di kawasan Gang Depo, Kelurahan Sumbang.
Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.15 WIB tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala setelah diduga dibacok menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Terduga pelaku diketahui berinisial ABL (45), warga Kelurahan Karangpacar, Kecamatan Bojonegoro Kota.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban sedang bekerja di warung seblak. Tiba-tiba, seorang pria datang dengan membawa senjata tajam.
Mengetahui kedatangan pria tersebut, korban berusaha menyelamatkan diri dengan melarikan diri melalui jendela warung.
Namun, korban kemudian dikejar hingga ke depan salah satu restoran di Jalan Untung Suropati, kawasan barat Adipura. Di lokasi tersebut, korban diduga dibacok hingga mengalami luka pada bagian kepala.
Setelah kejadian, terduga pelaku meninggalkan lokasi. Sementara korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi Amankan Terduga Pelaku
Polres Bojonegoro membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi telah mengamankan seorang pria berinisial ABL yang diduga berkaitan dengan kasus pembacokan tersebut.
Kasi Humas Polres Bojonegoro Ipda Abul Wafa mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui kronologi kejadian, motif pembacokan, serta hubungan antara korban dan terduga pelaku.
“Sementara masih dilakukan penyelidikan,” tutur Ipda Wafa, Senin (28/9/26).
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk korban dan terduga pelaku.
Motif Masih Didalami
Hingga kini, motif di balik dugaan pembacokan tersebut belum diketahui secara pasti. Polisi masih mendalami kejadian yang berlangsung sebelum aksi penganiayaan terjadi.
Hubungan antara korban dan terduga pelaku juga menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengungkap latar belakang peristiwa tersebut.
Sementara itu, korban masih menjalani perawatan di RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro akibat luka pada bagian kepala.
Polisi memastikan proses penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan motif kasus tersebut. (M.Tohir /Koresponden Bojonegoro).







