IndonesiaBuzz : Madiun, Senin 7 September 2026 – Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) memperkuat standardisasi pembelajaran bela diri melalui penyerahan Buku Materi Bela Diri Praktis yang disiapkan sebagai pedoman pembelajaran bagi warga SH Terate di Indonesia hingga berbagai negara.
Buku yang berfungsi sebagai hanjar atau bahan ajar tersebut resmi diserahkan dalam Rapat Kerja Pusat SH Terate, Jumat (5/9/2026), di Gedung Graha Krida Budaya, Padepokan Agung SH Terate, Jalan Merak No. 17, Kota Madiun, Jawa Timur.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Departemen Bela Diri Praktis SH Terate, Dr. Nur Hendra Dwi Gunawan Kasim, M.Kes., AIFO-K, kepada Ketua Umum SH Terate, Drs. H. R. Moerdjoko H.W. Prosesi tersebut disaksikan Ketua Dewan Pusat, Kangmas H. Issoebijantoro, S.H.
Hanjar tersebut disusun untuk menjadi acuan dalam pembelajaran Bela Diri Praktis SH Terate. Kehadiran buku ini diharapkan membuat proses pembelajaran memiliki standar yang lebih sistematis dan terarah bagi warga SH Terate di berbagai wilayah Indonesia.
Tidak hanya untuk kebutuhan pembelajaran di dalam negeri, buku materi tersebut juga dipersiapkan sebagai pedoman resmi bagi SH Terate di berbagai penjuru dunia.
Dengan demikian, materi pembelajaran diharapkan dapat lebih seragam, tanpa mengesampingkan nilai-nilai luhur dan jati diri organisasi.
Penyusunan hanjar menjadi bagian dari upaya SH Terate untuk meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus memperkuat kompetensi para pelatih. Pedoman tersebut juga diharapkan menjaga kesinambungan proses transfer ilmu bela diri kepada generasi penerus.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya SH Terate dalam menjaga keberlanjutan warisan keilmuan bela diri di tengah perkembangan zaman. Pembelajaran terus dikembangkan agar dapat menjawab kebutuhan masa kini, namun tetap berpijak pada nilai persaudaraan, ajaran luhur, dan jati diri organisasi.
Standardisasi materi melalui hanjar juga menjadi penting seiring semakin luasnya keberadaan SH Terate di berbagai daerah dan negara.
Dengan acuan pembelajaran yang sama, proses pewarisan materi Bela Diri Praktis diharapkan berjalan lebih terarah dan memiliki kesinambungan.
Dari Padepokan Agung SH Terate di Madiun, penyusunan dan penyerahan hanjar ini menjadi bagian dari penguatan pembelajaran Bela Diri Praktis sekaligus upaya menjaga kesinambungan ilmu, memperkuat persaudaraan, dan melanjutkan pengabdian organisasi bagi generasi penerus di Indonesia maupun mancanegara. (@Red/Humas)







