Saturday, November 7, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

BMKG, El Nino 2026 Masuk Kategori Kuat, Waspadai Kemarau Lebih Panjang dan Kering

by Yudi
August 4, 2026
Reading Time: 3 mins read
BMKG, El Nino 2026 Masuk Kategori Kuat, Waspadai Kemarau Lebih Panjang dan Kering

Ilustrasi kemarau. (foto: Ilustrasi IndonesiaBuzz/yudi)

IndonesiaBuzz: Jakarta, 4 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa fenomena El Nino 2026 telah memasuki kategori kuat dan berpotensi meningkat menjadi sangat kuat dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi tersebut diperkirakan memicu musim kemarau yang lebih panjang dan lebih kering di sejumlah wilayah Indonesia, sekaligus meningkatkan risiko gangguan pada sektor pertanian, ketersediaan air, hingga kebakaran hutan dan lahan.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan hasil pemantauan terbaru menunjukkan indeks El Nino Southern Oscillation (ENSO) telah mencapai angka +1,59, yang menandakan El Nino berada pada kategori kuat berdasarkan anomali suhu permukaan laut di wilayah Nino 3.4.

“Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, kondisi El Nino saat ini telah berada pada kategori kuat yang ditunjukkan oleh anomali suhu permukaan laut di wilayah Nino 3.4. Kami menggunakan data periode Mei, Juni, dan Juli yang menunjukkan El Nino dengan indeks ENSO +1,59 berada pada posisi kuat yang berpotensi menjadi sangat kuat,” ujar Teuku dalam Dialog Nasional Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Selasa (4/8/26).

Menurut Teuku, BMKG telah memberikan peringatan dini sejak pertengahan Maret 2026 ketika El Nino masih diproyeksikan berada pada kategori moderat. Perkembangan fenomena tersebut kemudian diperkuat setelah Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada 2 Juni 2026 secara resmi menyatakan El Nino telah aktif.

BeritaTerkait

Resmi! Pemerintah Siapkan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Berlaku 1 Januari 2027

Gunung Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Mencapai 200 Meter di Atas Puncak

Fenomena ini menyebabkan penurunan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga musim kemarau berlangsung lebih kering dan lebih lama dibandingkan kondisi klimatologis normal. BMKG memperkirakan curah hujan pada Agustus hingga September 2026 berada pada kategori rendah hingga sangat rendah, terutama di wilayah yang secara historis sensitif terhadap pengaruh El Nino.

Meski demikian, BMKG memprediksi Indonesia akan mulai memasuki musim hujan pada pertengahan Oktober 2026. Seiring datangnya musim hujan, dampak El Nino terhadap pola curah hujan nasional diperkirakan akan berangsur melemah.

“Begitu musim hujan terjadi, pengaruh El Nino di Indonesia sudah tidak signifikan,” kata Teuku.

Ia menjelaskan, secara global El Nino diperkirakan berlangsung selama sembilan hingga 12 bulan, atau hingga sekitar Mei 2027. Namun, durasi tersebut tidak berarti Indonesia akan mengalami musim kemarau sepanjang periode itu karena siklus musim hujan tetap akan berlangsung sesuai dinamika atmosfer regional.

BMKG mencatat dampak El Nino tidak terjadi secara merata di seluruh Indonesia. Wilayah yang berada di selatan garis khatulistiwa diperkirakan mengalami penurunan curah hujan paling signifikan. Daerah tersebut meliputi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali, Pulau Jawa, serta sebagian wilayah Sumatera bagian selatan.

Sebaliknya, kawasan dengan pola hujan ekuatorial seperti pantai barat Sumatera dan Kalimantan bagian utara diperkirakan tidak mengalami penurunan curah hujan secara signifikan karena karakteristik iklimnya berbeda dibanding wilayah lain.

BMKG mengingatkan bahwa pengaruh El Nino berpotensi meluas ke berbagai sektor strategis. Selain mengurangi produktivitas pertanian akibat kekeringan, fenomena ini juga dapat memengaruhi ketersediaan air baku, pengelolaan bendungan dan sistem irigasi, meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, mengganggu sektor energi dan perikanan, hingga berdampak terhadap kesehatan masyarakat serta aktivitas ekonomi.

Mengantisipasi kondisi tersebut, BMKG bersama kementerian dan lembaga terkait telah melakukan berbagai langkah mitigasi sejak beberapa bulan terakhir. Salah satunya melalui operasi modifikasi cuaca untuk meningkatkan pasokan air di sejumlah bendungan yang mengalami penurunan kapasitas, sekaligus mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan pada puncak musim kemarau.

BMKG mengimbau pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak El Nino melalui pengelolaan sumber daya air secara efisien, penyesuaian pola tanam di sektor pertanian, serta penguatan langkah-langkah pencegahan kebakaran. Upaya mitigasi yang dilakukan sejak dini dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan dampak sosial dan ekonomi akibat fenomena iklim global tersebut. @yudi

Tags: BMKGel ninoEl Nino 2026kategori kuatKemarau PanjangWaspadai
Share220SendScan

Trending

Resmi! Pemerintah Siapkan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Berlaku 1 Januari 2027
News

Resmi! Pemerintah Siapkan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Berlaku 1 Januari 2027

4 hours ago
Gunung Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Mencapai 200 Meter di Atas Puncak
News

Gunung Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Mencapai 200 Meter di Atas Puncak

4 hours ago
KPK Sita Uang Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin, Terkait Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
News

KPK Sita Uang Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin, Terkait Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina

14 hours ago
PPPK Penuh Waktu Berpeluang Ikut Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Siapkan Aturan Khusus Batas Usia
News

PPPK Penuh Waktu Berpeluang Ikut Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Siapkan Aturan Khusus Batas Usia

15 hours ago
Prabowo Setujui 18 Tokoh Jadi Pahlawan Nasional 2026, Penghargaan Tak Hanya untuk Pejuang Bersenjata
News

Prabowo Setujui 18 Tokoh Jadi Pahlawan Nasional 2026, Penghargaan Tak Hanya untuk Pejuang Bersenjata

15 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Resmi! Pemerintah Siapkan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Berlaku 1 Januari 2027

Resmi! Pemerintah Siapkan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Berlaku 1 Januari 2027

November 7, 2026
Gunung Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Mencapai 200 Meter di Atas Puncak

Gunung Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Mencapai 200 Meter di Atas Puncak

November 7, 2026

TERPOPULER

Chord Gitar dan Lirik Mangu – Fourtwnty ft Charita Utami

Wonogiri Raih Peringkat Kedua Kinerja Pengawasan Terbaik se-Jateng 2026

Prabowo Undang Ratusan Mahasiswa URI ke Istana, Beri Pengarahan Calon Pemimpin Masa Depan

Lepas 250 Atlet ke POPDA XV Jatim 2026, Bupati Ngawi Bidik Posisi 15 Besar

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In