IndonesiaBuzz: Wonogiri, 31 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Wonogiri terus memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 76 kelompok tani. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, Kamis (30/7/26), sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan.
Bantuan alsintan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Wonogiri itu terdiri atas 20 unit cultivator, 10 unit hand traktor capung, delapan unit hand traktor 6,5 PK, enam unit traktor roda empat, empat unit traktor roda crawler, serta 28 unit pompa air.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan dukungan nyata kepada para petani melalui penyediaan sarana produksi pertanian yang lebih modern. Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan efisiensi budidaya dan hasil produksi pertanian.
“Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan, semangat, dan motivasi kepada para petani agar menerapkan budidaya pertanian yang efektif dan efisien melalui pemanfaatan teknologi pertanian modern,” ujar Setyo Sukarno.
Ia menjelaskan, bantuan alsintan merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan. Program tersebut berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur pendukung pertanian, seperti pembangunan sumur bor, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, hingga pembangunan jalan usaha tani.
Menurut Bupati, upaya memperkuat sektor pertanian juga telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Wonogiri Tahun 2025-2029. Salah satu target yang dicanangkan adalah pembangunan 1.000 unit sumur bor atau sumur pantek guna mengatasi keterbatasan pasokan air irigasi, terutama pada lahan pertanian yang masih bergantung pada curah hujan.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan intensitas tanam sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya air.
Bupati juga mengingatkan seluruh kelompok tani penerima bantuan agar memanfaatkan sekaligus merawat alsintan yang telah diberikan sehingga dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan.
Menurutnya, penggunaan alat dan mesin pertanian modern diharapkan mampu menekan biaya produksi, mempercepat proses pengolahan lahan, mengurangi beban kerja petani, serta meningkatkan produktivitas hasil panen.
Dengan dukungan prasarana dan sarana pertanian tersebut, pemerintah optimistis produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Wonogiri akan terus meningkat. Selain mendukung perluasan luas tanam dan peningkatan luas panen, program ini juga diharapkan memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui hasil usaha tani yang lebih optimal. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







