IndonesiaBuzz: Boyolali, 13 Juli 2026 – Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, Polsek Tamansari memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan melalui kegiatan sosialisasi kepada wali murid baru di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Boyolali, Senin (13/7/26). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara kepolisian, sekolah, dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus membentuk karakter peserta didik sejak awal memasuki jenjang pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tamansari diwakili Aipda Ariyanto, bersama personel Polsek Tamansari hadir memberikan edukasi kepada 114 wali murid baru mengenai berbagai isu yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala SMP Negeri 1 Tamansari Jumali, Kepala Bagian Kurikulum Wiwik Sarwestrihati, jajaran guru dan tenaga kependidikan, serta para orang tua siswa.
Dalam pemaparannya, jajaran Polsek Tamansari menekankan pentingnya pembentukan karakter sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan.
Materi yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan ketertiban dan keamanan, tetapi juga menyentuh persoalan yang kerap dihadapi remaja, seperti disiplin, pencegahan kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), hingga penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Melalui pendekatan edukatif tersebut, kepolisian berharap para siswa mampu memahami risiko berbagai bentuk perilaku menyimpang sekaligus memiliki kesadaran hukum sejak usia sekolah.
Selain memberikan pembinaan kepada siswa melalui orang tua, Polsek Tamansari juga mengajak seluruh wali murid untuk memperkuat pengawasan dan pendampingan terhadap putra-putri mereka, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Menurut kepolisian, keberhasilan pendidikan karakter tidak hanya bergantung pada peran sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif keluarga sebagai lingkungan pertama tempat anak belajar membangun nilai, etika, dan tanggung jawab.
Sinergi antara orang tua dan sekolah dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah berbagai persoalan yang dapat menghambat tumbuh kembang peserta didik.
Kepala SMP Negeri 1 Tamansari Jumali, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Polsek Tamansari dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Menurutnya, kehadiran kepolisian memberikan nilai tambah dalam membangun kesadaran hukum sekaligus memperkuat hubungan antara sekolah, orang tua, dan aparat keamanan.
Ia berharap kolaborasi yang terjalin mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif sehingga seluruh peserta didik dapat berkembang secara optimal, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari pendekatan preventif yang terus dikembangkan Polri melalui kemitraan dengan lembaga pendidikan. Edukasi sejak awal masa sekolah diharapkan mampu membangun budaya disiplin, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperkuat kesadaran hukum di kalangan pelajar.
Melalui komunikasi yang semakin erat antara sekolah, keluarga, dan kepolisian, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang tidak hanya menghasilkan siswa berprestasi, tetapi juga generasi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, serta mampu menghadapi tantangan sosial di era digital dengan sikap yang bijaksana. (Bagas Andriana / Koresponden Boyolali).


