Wednesday, September 30, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

KPK Telusuri Pembelian Aset Tersangka Kasus Pemerasan Sertifikasi K3 Kemenaker

by Yudi
June 18, 2026
Reading Time: 3 mins read
KPK Telusuri Pembelian Aset Tersangka Kasus Pemerasan Sertifikasi K3 Kemenaker

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/6/26) siang. (foto: Istimewa).

IndonesiaBuzz: Jakarta, 18 Juni 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam penyidikan kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Salah satu fokus terbaru penyidik adalah menelusuri pembelian aset yang diduga berkaitan dengan aliran dana hasil tindak pidana korupsi tersebut.

Pendalaman itu dilakukan melalui pemeriksaan seorang saksi dari pihak swasta berinisial MCS pada Rabu (17/6/26). Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya KPK untuk memetakan penggunaan dan pengelolaan aset para tersangka selama kasus berlangsung.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik menggali informasi terkait transaksi pembelian aset yang diduga dilakukan oleh para tersangka.

“Saksi hadir. Penyidik meminta keterangan saksi soal pembelian aset oleh tersangka,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/6/26).

BeritaTerkait

Stok Beras Madiun Dipantau, Satgas Pangan Temukan 50 Ton Beras di Penggilingan

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi

Dalam perkara korupsi, penelusuran aset merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan penyidik untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya hasil kejahatan yang dialihkan ke dalam bentuk kekayaan lain.

Selain membuktikan unsur pidana, langkah tersebut juga bertujuan mengoptimalkan pemulihan kerugian negara melalui penyitaan maupun perampasan aset apabila terbukti berasal dari hasil tindak pidana korupsi.

Kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 sendiri menjadi salah satu perkara besar yang menyeret sejumlah pejabat dan mantan pejabat di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Agustus 2025. Dari hasil operasi tersebut, lembaga antirasuah menetapkan 11 orang sebagai tersangka pada 22 Agustus 2025.

Salah satu nama yang menjadi sorotan publik adalah Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan, yang turut ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Selain Immanuel, KPK juga menetapkan sejumlah pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kesehatan Kerja (Binwasnaker dan K3) Kemenaker.

Mereka antara lain Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Gerry Aditya Herwanto Putra, serta Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Subhan.

KPK juga menetapkan Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Anitasari Kusumawati, mantan Direktur Jenderal Binwasnaker dan K3 Fahrurozi, mantan Direktur Bina Kelembagaan Hery Sutanto, Sekarsari Kartika Putri, Supriadi, serta dua pihak swasta dari PT KEM Indonesia, yakni Temurila dan Miki Mahfud.

Perkembangan penyidikan tidak berhenti pada 11 tersangka awal. Pada 11 Desember 2025, KPK kembali mengumumkan tiga tersangka baru yang diduga memiliki keterkaitan dengan praktik pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3.

Ketiga tersangka tersebut adalah mantan Kepala Biro Humas Kemenaker Sunardi Manampiar Sinaga, mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Binwasnaker dan K3 Chairul Fadhly Harahap, serta mantan Direktur Jenderal Binwasnaker dan K3 Haiyani Rumondang.

Penetapan tersangka tambahan tersebut menunjukkan bahwa penyidikan terus berkembang dan mengarah pada pengungkapan peran berbagai pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi yang berlangsung di sektor layanan sertifikasi K3.

Pengamat hukum menilai penelusuran aset menjadi tahapan krusial dalam perkara korupsi modern. Selain menjerat pelaku secara pidana, aparat penegak hukum dituntut memastikan hasil tindak pidana tidak dinikmati oleh para pelaku melalui berbagai bentuk investasi maupun kepemilikan aset.

Karena itu, langkah KPK menelusuri pembelian aset para tersangka dipandang sebagai bagian dari strategi memperkuat pembuktian perkara sekaligus mengoptimalkan pengembalian aset kepada negara.

Hingga kini, penyidik masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap seluruh aliran dana, pola transaksi, serta pihak-pihak yang diduga memperoleh manfaat dari praktik pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. @yudi

Tags: kasusKPKPembelian AsetPemerasanSertifikasi K3 KemenakerTelusuritersangka
Share221SendScan

Trending

Auto Draft
News

Stok Beras Madiun Dipantau, Satgas Pangan Temukan 50 Ton Beras di Penggilingan

22 minutes ago
Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi
News

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi

34 minutes ago
Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Percepat Tanam Padi Serempak
News

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Percepat Tanam Padi Serempak

45 minutes ago
KAI Daop 7 Madiun Gandeng Kejari Ponorogo Tangani Masalah Hukum
News

KAI Daop 7 Madiun Gandeng Kejari Ponorogo Tangani Masalah Hukum

3 hours ago
Tiga Anggota DPRD Jatim Diamankan dalam Penggerebekan Dugaan Pesta Narkoba di Hotel Surabaya
News

Tiga Anggota DPRD Jatim Diamankan dalam Penggerebekan Dugaan Pesta Narkoba di Hotel Surabaya

6 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Auto Draft

Stok Beras Madiun Dipantau, Satgas Pangan Temukan 50 Ton Beras di Penggilingan

September 30, 2026
Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Cerdas Akademik Harus Dibarengi Adab dan Toleransi

September 30, 2026

TERPOPULER

KPK Sita Sawah 1.938 Meter Persegi di Ngawi, Pasang Papan Penyitaan

Diskusi Publik KY, PB XIV Ungkap Sejarah Peradilan Kraton

DPRD Ngawi Turun Lapangan di Tiga Pilar Cup 2026, Tekankan Dukungan untuk Persinga

350 Prajurit Yon Armed 12 Kostrad Pulang dari Pamtas RI-RDTL

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In