IndonesiaBuzz: Wonogiri, 20 Mei 2026 – Kepolisian Resor Wonogiri melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melakukan pemeriksaan keamanan pangan atau food safety di dua lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (20/5/26) pagi. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengawasan preventif untuk memastikan makanan yang didistribusikan kepada masyarakat memenuhi standar kesehatan dan keamanan konsumsi.
Pemeriksaan dilakukan di SPPG Eromoko dan SPPG Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, mulai pukul 06.00 WIB. Kegiatan dipimpin Kasidokkes Polres Wonogiri Penda Sulistyowati, bersama personel Sidokkes.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan pengujian terhadap seluruh menu makanan yang akan disalurkan kepada penerima manfaat. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode uji organoleptik, fisik, dan kimia untuk memastikan makanan aman dikonsumsi masyarakat.
Di SPPG Eromoko, menu yang diperiksa meliputi nasi putih, pakcoy saus tiram, tahu bacem, bandeng goreng, dan puding semangka. Sementara di SPPG Pracimantoro, menu terdiri dari nasi putih, tumis labu siam, tahu bacem, bandeng goreng, dan puding semangka.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh menu dinyatakan layak saji dan aman didistribusikan. Dari hasil uji kimia, tidak ditemukan kandungan zat berbahaya seperti arsenik, sianida, formaldehid, maupun nitrit pada makanan yang diperiksa.
Selain itu, hasil pemeriksaan fisik menunjukkan makanan memiliki bentuk normal, warna baik, aroma khas, dan cita rasa yang sesuai standar. Uji organoleptik juga menyatakan seluruh makanan dalam kondisi normal dan layak konsumsi.
Tak hanya fokus pada keamanan pangan, Sidokkes Polres Wonogiri juga melakukan evaluasi kandungan gizi makanan yang disiapkan di masing-masing SPPG.
Di SPPG Eromoko, total kandungan makanan tercatat mencapai 660 kalori dengan kandungan protein 31,1 gram, lemak 20,4 gram, karbohidrat 96,5 gram, dan serat 6,1 gram.
Sementara di SPPG Pracimantoro, total kandungan gizi mencapai 744 kalori dengan protein 24,1 gram, lemak 25,5 gram, karbohidrat 115,5 gram, dan serat 2,5 gram.
Kasihumas Polres Wonogiri Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri Wahyu Sulistyo, mengatakan pengawasan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui pengendalian kualitas pangan.
“Polres Wonogiri melalui Sidokkes terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan makanan guna memastikan makanan yang didistribusikan kepada masyarakat benar-benar aman, sehat dan layak konsumsi,” ujarnya.
Menurutnya, langkah preventif seperti pengawasan food safety menjadi penting untuk mengantisipasi potensi gangguan kesehatan akibat makanan yang tidak memenuhi standar keamanan pangan.
“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui kegiatan pengawasan food safety seperti ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengawasan rutin terhadap kualitas makanan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga standar mutu makanan sebelum disalurkan kepada penerima manfaat.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kualitas pangan dan pemenuhan gizi masyarakat, pengawasan keamanan makanan dinilai menjadi bagian penting dalam sistem pelayanan publik. Pemeriksaan berkala tidak hanya memastikan makanan bebas dari zat berbahaya, tetapi juga menjamin kandungan gizi tetap terpenuhi sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







