IndonesiaBuzz: Wonogiri, 18 Mei 2026 – Sebanyak 97 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Wonogiri resmi mulai beroperasi, Sabtu (16/5/26). Peresmian tingkat kabupaten dipusatkan di Gerai KDKMP Singodutan, Kecamatan Selogiri, dan menjadi bagian dari peluncuran serentak 1.061 koperasi di seluruh Indonesia oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual.
Peresmian di Wonogiri dihadiri langsung Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama jajaran kepala perangkat daerah, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, kepala desa, serta pengurus koperasi dari berbagai wilayah.
Program Koperasi Merah Putih tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa berbasis koperasi sekaligus memangkas rantai distribusi kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno menjelaskan bahwa dari total target 294 KDKMP yang direncanakan berdiri di seluruh wilayah Wonogiri, saat ini baru 97 unit yang dinyatakan siap beroperasi pada tahap awal.
Berbagai lini usaha mulai dijalankan oleh koperasi tersebut, mulai dari gerai sembako, agen LPG, apotek, koperasi simpan pinjam, penyediaan pupuk pertanian, hingga layanan klinik kesehatan desa.
“Harapan kami, kehadiran KDKMP mampu memotong rantai distribusi sehingga masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dan terjangkau,” ujar Setyo Sukarno.
Menurutnya, kehadiran koperasi di tingkat desa diharapkan tidak hanya menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Wonogiri akan terus mendorong percepatan operasional seluruh KDKMP yang masih dalam tahap pembangunan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat desa.
“Harapan kami, adanya KDKMP ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Wonogiri. Dari total 294 KDKMP yang direncanakan, kami mendorong agar sisanya bisa segera menyusul beroperasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi desa,” imbuhnya.
Sementara itu, Dandim 0728/Wonogiri Rodricho Ivan Pattihahuan menyebut progres pembangunan fisik KDKMP di wilayah Wonogiri berjalan cukup positif. Hingga pertengahan Mei 2026, tercatat sebanyak 187 bangunan koperasi telah rampung 100 persen.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan koperasi tersebut.
“Kami menargetkan seluruh KDKMP di Wonogiri sudah beroperasi total pada Agustus 2026 mendatang,” ujarnya.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri merupakan agenda strategis nasional yang digagas pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa. Selain memangkas rantai distribusi barang kebutuhan pokok, koperasi juga dirancang menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan sektor pertanian, kesehatan, hingga usaha mikro.
Dengan mulai beroperasinya puluhan KDKMP di Wonogiri, pemerintah daerah berharap desa-desa tidak hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi nasional. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







