IndonesiaBuzz: Madiun, 11 April 2026 – Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun terus memperkuat peran diplomasi budaya dengan memperkenalkan pencak silat kepada dunia internasional. Hal itu terlihat saat menerima kunjungan wisatawan asal Inggris, Charlotte Dorothy Withers, di Padepokan Agung PSHT, Kota Madiun.
Dalam kunjungan tersebut, Charlotte diajak mengenal lebih dekat tradisi pencak silat khas PSHT yang sarat nilai filosofi, kedisiplinan, serta semangat persaudaraan. Ia juga menyaksikan langsung atraksi pencak silat yang menjadi identitas utama perguruan tersebut.
Kedatangan wisatawan mancanegara itu disambut hangat dengan pertunjukan kesenian Reog Satria Krida Tama, menciptakan suasana akrab yang mencerminkan keramahan khas “Kota Pendekar”. Selain seni bela diri, tamu juga diperkenalkan dengan potensi ekonomi kreatif lokal melalui produk UMKM di wilayah Nambangan Kidul.
Salah satu yang menarik perhatian adalah batik terukir khas Nambangan Kidul dengan motif teratai, jeruk, dan kenikir, yang merepresentasikan kearifan lokal serta identitas budaya masyarakat setempat.
Ketua Umum PSHT, RM Moerjdoko, menyatakan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan budaya Madiun ke kancah global.
“Kami ingin mengenalkan pencak silat dan budaya Madiun kepada masyarakat dunia. Ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung kota ini agar semakin dikenal secara internasional,” ujarnya, Sabtu (11/4/26).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Madiun dalam mendorong daerah menjadi kota yang maju dan mendunia, dengan pencak silat sebagai salah satu identitas unggulan.
Melalui inisiatif ini, PSHT Pusat Madiun tidak hanya mempromosikan seni bela diri tradisional, tetapi juga turut mendorong penguatan ekonomi kreatif dan citra budaya Indonesia di tingkat global. (Esaputra /Koresponden Ngawi)







