IndonesiaBuzz: Semarang, 8 April 2026 – Kepolisian Daerah Jawa Tengah kembali melanjutkan tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dengan menggelar pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap I gelombang kedua bagi calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Kegiatan ini berlangsung di Klinik Biddokkes Polda Jateng, Sendang Mulyo, Rabu (8/6/26) siang. dan diikuti sebanyak 190 peserta, baik pria maupun wanita.
Pelaksanaan seleksi mendapat perhatian langsung dari pimpinan. Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Latif Usman, turun meninjau jalannya proses guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prinsip yang telah ditetapkan. Ia didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto serta Kabid Dokkes Kombes Pol drg. Agung Jadi W.
Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda juga menyempatkan berdialog dengan para peserta. Interaksi berlangsung hangat, disertai pemberian motivasi agar peserta tetap percaya diri dan fokus dalam mengikuti setiap tahapan seleksi yang kompetitif.
Latif Usman menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilaksanakan dengan berpegang pada prinsip BETAH bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi fondasi utama untuk menjamin integritas proses seleksi.
“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif dan terbuka. Kami memastikan tidak ada intervensi dari pihak manapun. Semua peserta memiliki peluang yang sama dan dinilai berdasarkan kemampuan masing-masing,” tegasnya.
Ia menambahkan, transparansi merupakan faktor kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri, khususnya dalam proses rekrutmen. Oleh karena itu, setiap tahapan dirancang agar dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.
Sebagai bagian dari keterbukaan, Wakapolda turut memantau langsung proses pengumuman hasil pemeriksaan kesehatan tahap I yang disampaikan secara terbuka kepada peserta pada hari yang sama, setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilaksanakan.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk konkret transparansi, sekaligus memastikan bahwa peserta dapat mengetahui hasil seleksi secara langsung tanpa adanya ruang spekulasi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengimbau seluruh peserta untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait proses seleksi.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri. Persiapkan fisik dan mental dengan baik, karena proses seleksi ini dilaksanakan secara jujur, adil, dan transparan,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan seleksi yang terbuka dan profesional, Polda Jawa Tengah berharap dapat menjaring calon-calon perwira Polri yang berkualitas, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas kepolisian di masa mendatang. (Red – Ho Humas Polda Jateng).







