Tabooo.id: Surakarta, 16 Maret 2026 – Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali menggelar tradisi tahunan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026. Melalui tradisi Pisowanan Maringaken Zakat Fitrahdalem, Kraton menyalurkan zakat fitrah berupa beras ke Masjid Ageng Kraton Surakarta, Minggu (15/3/2026) malam.
Prosesi penyerahan zakat dilakukan melalui kirab dari dalam kompleks Kraton menuju Masjid Ageng. Ratusan abdi dalem dan sentono dalem mengikuti kirab tersebut. Mereka membawa beras yang ditempatkan di dalam jodang dan kotak camtoko.

Kirab dimulai dari Bangsal Smorokoto di dalam kawasan Kraton Surakarta. Selanjutnya, rombongan berjalan menuju Masjid Ageng dengan susunan barisan adat.
Di barisan terdepan terdapat abdi dalem Santiswara. Setelah itu, barisan sentono dalem dan abdi dalem utusan raja berjalan di belakangnya. Mereka bertugas menyerahkan zakat fitrah kepada Penghulu Tafsir Anom Masjid Ageng.
Sementara itu, barisan belakang diisi abdi dalem yang membawa kotak camtoko berisi beras. Beras tersebut nantinya akan dibagikan kepada masyarakat.
Tradisi ini digelar atas perintah Raja Kraton Surakarta, SISKS Pakoe Boewono XIV. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Idul Fitri.
Prosesi kirab dipimpin Pangageng Parentah Kraton Surakarta, KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo. Setelah tiba di Masjid Ageng, rombongan melaksanakan prosesi srah tinampi atau serah terima zakat.
Dalam prosesi itu, Utusan Dalem Kraton Surakarta Hadiningrat, KRMT Pustoko Ningrat menyerahkan zakat kepada Penghulu Tafsir Anom Masjid Ageng, KRT KH Muhtarom. Selanjutnya, zakat akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo berharap kegiatan tersebut membawa manfaat bagi masyarakat.
“Makna dari acara malam ini semoga memberi manfaat dan keberkahan bagi masyarakat yang menerima,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap kegiatan tersebut membawa kebaikan bagi semua pihak.
Sementara itu, KRMT Pustoko Ningrat menjelaskan zakat yang disalurkan tidak hanya berupa beras. Kraton juga memberikan uang sebagai paring dalem kepada abdi dalem dan masyarakat.
“Zakat fitrah yang dibagikan berupa beras. Selain itu ada uang sebagai paring dalem untuk abdi dalem dan masyarakat yang hadir di Masjid Ageng malam ini,” jelasnya.
Di sisi lain, Penghulu Tafsir Anom Keraton Kasunanan Surakarta KRT KH Muhtarom menjelaskan pembagian zakat akan dilakukan menjelang Lebaran.
Menurutnya, pembagian zakat direncanakan pada H-1 Idul Fitri atau sebelum malam takbiran. Penerima zakat akan disesuaikan dengan delapan golongan penerima.
“Zakat akan dibagikan sesuai delapan asnaf sebagaimana diatur dalam syariat Islam,” pungkasnya. @dimas







