IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 3 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memastikan korban kebakaran di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sumuragung 2 mendapatkan penanganan medis secara optimal. Kepastian itu disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah saat mengunjungi korban yang tengah menjalani perawatan di RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Senin (2/2/26).
Kunjungan tersebut dilakukan atas arahan langsung Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, menyusul insiden kebakaran yang melanda dapur SPPG MBG Sumuragung 2 di Dusun Grogolan, Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, pada Minggu malam.
“Setelah menerima laporan kejadian, Bapak Bupati memerintahkan saya untuk memantau langsung kondisi korban kebakaran. Atas nama Pemkab Bojonegoro, kami memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan yang intensif agar segera pulih,” ujar Nurul Azizah melalui sambungan telepon.
Nurul menjelaskan, berdasarkan laporan medis, pada Senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB korban telah menjalani tindakan pembersihan luka bakar serta observasi lanjutan oleh tim medis rumah sakit. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memantau perkembangan kondisi korban hingga dinyatakan pulih.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, dr Litfi Kurniawan, mengungkapkan bahwa saat ini satu korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, yakni Dani Hidayat (25), warga Desa Kauman, Kecamatan Baureno.
“Korban atas nama Dani Hidayat mengalami luka bakar di bagian wajah, bahu, dan kaki. Kondisi pasien saat ini stabil dan baik,” kata dr Litfi.
Ia menambahkan, pasien telah menjalani tindakan pembersihan luka bakar (debridement), perawatan luka, serta observasi intensif dan kini menjalani rawat inap untuk pemulihan lebih lanjut.
Diketahui, kebakaran dapur SPPG MBG Sumuragung 2 diduga dipicu kebocoran regulator tabung gas elpiji yang kemudian tersulut api. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah peralatan dapur, serta mengakibatkan dua orang pekerja mengalami luka bakar.
Pemkab Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan dan memastikan seluruh korban kebakaran mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal, sekaligus melakukan evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. (M.Tohir/Koresponden Bojonegoro)







