IndonesiaBuzz: Madiun, 20 Januari 2026 – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Madiun terus diperkuat melalui kolaborasi lintas elemen. Salah satunya ditunjukkan melalui kegiatan silaturahmi antara Paguyuban Pencak Silat Madiun dan jajaran Polres Madiun Kota yang digelar pada Senin malam, (19/1/26).
Kegiatan yang berlangsung pukul 20.30 hingga 21.45 WIB di Waroeng Latte, Jalan Cokroaminoto, Kecamatan Manguharjo tersebut diikuti sekitar 30 peserta. Hadir dalam kesempatan itu Wakapolres Madiun Kota KOMPOL Bambang Eko Sujarwo, bersama para pejabat utama (PJU) Polres Madiun Kota, serta Ketua Paguyuban Pencak Silat Madiun Moerdjoko HW beserta jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Moerdjoko HW menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan serah terima jabatan Wakapolres Madiun Kota yang digelar pada 15 Januari 2026. Ia berharap sinergi yang telah terbangun antara paguyuban pencak silat dan kepolisian dapat terus terjaga sebagai fondasi penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Pada kesempatan tersebut, Paguyuban Pencak Silat Madiun juga menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan Parluh (Parapatan Luhur) PSHT yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 7 Februari 2026. Pihak paguyuban memohon dukungan pengamanan dari Polres Madiun Kota agar agenda tersebut dapat berjalan tertib, aman, dan sesuai harapan bersama.
Menanggapi hal itu, Wakapolres Madiun Kota KOMPOL Bambang Eko Sujarwo menegaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab konstitusional dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menilai silaturahmi antarperguruan pencak silat menjadi langkah strategis untuk meminimalisasi potensi kerawanan sosial.
Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan terkait pemahaman hukum, etika, dan sopan santun perlu terus ditanamkan hingga ke tingkat akar rumput. Upaya tersebut, kata dia, dapat dilakukan melalui pendekatan persuasif, termasuk kegiatan sambang ke tempat latihan pencak silat.
Sementara itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Ia menilai komunikasi dan kebersamaan antara Polri dan paguyuban pencak silat merupakan kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen Paguyuban Pencak Silat Madiun yang terus menjaga komunikasi dan kebersamaan dengan Polres. Pencak silat adalah warisan budaya sekaligus identitas Kota Madiun sebagai Kota Pendekar. Oleh karena itu, mari kita jaga bersama agar tetap aman, damai, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” ujar Kapolres.
AKBP Wiwin Junianto juga berharap seluruh elemen perguruan pencak silat mampu menjadi teladan di tengah masyarakat serta berperan aktif dalam menciptakan suasana Kota Madiun yang aman, ramah, nyaman, dan guyub rukun.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, soliditas antara aparat kepolisian dan seluruh perguruan pencak silat di Kota Madiun diharapkan semakin kokoh, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif dan berkelanjutan. (Kridho S/Koresponden Madiun)







