IndonesiaBuzz: Ponorogo, 12 November 2025 – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak cepat mengembangkan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang dilakukan pada Jumat (7/11/25) lalu.
Setelah sebelumnya menyisir enam lokasi pada Selasa (11/10/25), kini giliran Kantor Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo di Jalan Pramuka yang menjadi target penggeledahan, Rabu (12/11/25) siang.
Sekitar pukul 11.00 WIB tim penyidik KPK tiba di kantor Disbudparpora dengan pengawalan ketat dari anggota Polres Ponorogo bersenjata lengkap. Beberapa ruangan seperti bidang destinasi wisata dan kebudayaan tampak menjadi fokus pemeriksaan.
Sumber di lokasi menyebut, tim membawa sejumlah koper dan kardus yang diduga berisi dokumen penting. Penggeledahan berlangsung tertutup dan dijaga ketat dari akses publik.
Sebelumnya, penggeledahan juga dilakukan di rumah dinas bupati, kantor bupati, kantor sekretariat daerah, rumah ELW (saudara bupati), serta rumah SC, yang merupakan salah satu pihak terkait.
Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan jabatan dan proyek di lingkungan Pemkab Ponorogo, termasuk proyek di RSUD dr. Harjono Ponorogo.
Selain Sugiri, tiga orang lain juga resmi ditetapkan sebagai tersangka, yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo Agus Pramono, Direktur RSUD dr. Harjono Yunus Mahatma, dan Sucipto, pihak swasta yang menjadi rekanan rumah sakit.
KPK menduga, keempatnya terlibat dalam praktik suap yang berkaitan dengan jual beli jabatan serta pengaturan proyek pemerintah daerah.
Juru bicara KPK Ali Fikri sebelumnya menegaskan bahwa lembaganya akan menelusuri seluruh aliran dana dan pihak yang diduga terlibat termasuk kemungkinan adanya aktor lain di balik kasus ini.
“Tim penyidik masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti tambahan. Kami pastikan setiap pihak yang terkait akan dipanggil dan diperiksa,” ujarnya.
Kasus OTT ini mengguncang politik lokal Ponorogo. Penangkapan Bupati Sugiri menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan elite daerah.
Sugiri Sancoko sendiri dikenal sebagai salah satu kepala daerah yang cukup aktif mendorong berbagai proyek pembangunan. Namun kini, citranya tercoreng oleh dugaan praktik jual beli jabatan dan korupsi proyek kesehatan.
KPK hingga kini belum mengungkap secara rinci jumlah uang yang diamankan dalam operasi tersebut. Namun, sejumlah sumber menyebut nominal yang disita mencapai ratusan juta rupiah.
Dengan terus meluasnya penggeledahan, publik menunggu langkah lanjutan KPK dalam mengurai dugaan jaringan korupsi di tubuh Pemkab Ponorogo. (As Adil Fajar/Koresponden Ponorogo)







