IndonesiaBuzz: Ngawi, 25 September 2025 – Kompetisi Liga 4 PSSI musim 2025/2026 bakal jadi ajang pembuktian bagi pelatih anyar Persinga Ngawi, Slamet Riyadi. Mantan pemain Timnas Indonesia itu datang dengan segudang pengalaman dan langsung dipatok target tinggi: membawa Laskar Ketonggo juara sekaligus promosi ke Liga 3.
Slamet Riyadi bukan nama asing di dunia sepakbola Indonesia. Lahir di Padang Sidempuan, 15 November 1981, ia dikenal sebagai bek tangguh yang sempat jadi kapten PSMS Medan (1995–2001). Kariernya berlanjut ke sejumlah klub elite, mulai dari PSPS Pekanbaru, Persema Malang, Sriwijaya FC, Persikabo Bogor, hingga Persela Lamongan.
Usai gantung sepatu pada 2015, Slamet langsung beralih ke dunia kepelatihan. Ia sudah mengantongi lisensi A AFC dan sempat menukangi Nusantara United FC, PSBS Biak, serta Persika Karanganyar.
Saat ditemui usai latihan di Stadion Ketonggo, Ngawi, Slamet menjelaskan alasannya memilih Persinga meski banyak tawaran lain datang.
“Ya saya memilih Persinga, karena mereka punya target jelas, yaitu juara dan promosi ke Liga 3. Kalau tim tidak punya target, saya tidak tertarik. Persinga menantang saya, dan saya suka itu,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (18/9/25).
Terkait target tinggi yang dipatok manajemen, Slamet justru merasa tertantang.
“Mengenai target juara, itu harus ya. Saya di-challenge, dan saya senang. Kemarin saya juga ditantang, dan berhasil lolos ke Liga 3. Mudah-mudahan dengan Persinga, hasilnya sama, bahkan bisa juara,” tegasnya.
Bagi Slamet Riyadi, karier kepelatihannya adalah kelanjutan dari dedikasinya pada sepakbola Indonesia. Dari pemain yang mempersembahkan medali perunggu SEA Games 1999 untuk Timnas, hingga kini sebagai pelatih, ia tetap berkomitmen mengembangkan talenta muda di daerah.(Esaputra/Koresponden Ngawi)







