IndonesiaBuzz: Jakarta, 15 September 2025 – TNI Angkatan Udara (TNI AU) segera memperkuat armada tempurnya dengan kedatangan tiga jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation, Prancis. Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono menyebut pengiriman gelombang pertama dijadwalkan tiba di Indonesia pada Februari 2026.
“Kami berencana menerima gelombang pertama tiga pesawat antara Februari dan Maret 2026,” kata Tonny di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (13/9/25).
Kehadiran Rafale dinilai akan memberi dorongan besar bagi kekuatan pertahanan udara Indonesia. Saat ini TNI AU masih mengoperasikan pesawat T-80, Hawk 100/200, Sukhoi Su-30, dan F-16.
Gelombang kedua pengiriman tiga Rafale dijadwalkan pada April 2026. Proses ini akan terus berlanjut hingga seluruh 42 unit pesawat yang dipesan rampung dikirim.
Menurut Tonny, fasilitas perawatan hingga tenaga teknisi sudah disiapkan untuk mendukung operasional jet tempur generasi terbaru itu. “Kami berharap pesawat tiba tepat waktu dan segera dioperasikan pilot TNI AU untuk menjaga wilayah udara nasional,” ujarnya.
Indonesia menjadi salah satu negara dengan kontrak pembelian Rafale dalam jumlah besar. Total pengadaan mencapai 42 unit setelah Kementerian Pertahanan meneken kontrak tahap ketiga untuk 18 unit terakhir.
Kepala Biro Humas Kementerian Pertahanan Brigjen Edwin Adrian Sumantha menjelaskan kontrak tersebut memberi lampu hijau bagi Dassault Aviation memproduksi batch terakhir pesanan Indonesia.
“Kementerian Pertahanan sebelumnya telah menyelesaikan kontrak pengadaan tahap pertama pada September 2022 untuk enam unit, dan tahap kedua pada Agustus 2023 untuk 18 unit. Total pengadaan jet tempur Rafale adalah 42 unit,” jelas Edwin.
Dengan kedatangan Rafale pada awal 2026, Indonesia diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pertahanan udara modern di kawasan.(red)







