IndonesiaBuzz: Yogyakarta, 11 September 2025 – Letusan dahsyat Gunung Merapi pada 2010 menyisakan banyak kisah pilu. Salah satunya adalah peristiwa evakuasi almarhum Mbah Maridjan, juru kunci Merapi, yang dilakukan menggunakan sebuah mobil MPV. Hingga kini, mobil tersebut dikenal sebagai saksi bisu sejarah erupsi terbesar Merapi dalam satu dekade terakhir.
Mbah Maridjan ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dusun Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, setelah terjebak awan panas pada malam 26 Oktober 2010. Tim relawan saat itu mengevakuasi jasad sang juru kunci dengan menggunakan mobil MPV berwarna silver. Mobil inilah yang mengantarkan jenazah Mbah Maridjan ke rumah sakit sebelum dimakamkan secara adat.
Kondisi MPV tersebut sempat menjadi sorotan publik karena ikut terdampak hujan abu dan panas dari erupsi. Foto-foto mobil dengan abu pekat menempel di sekujur bodinya sempat tersebar luas dan menjadi simbol kuat dahsyatnya bencana Merapi.
Bagi warga sekitar, MPV itu bukan sekadar kendaraan. Mobil tersebut dianggap bagian dari sejarah karena menjadi saksi langsung proses evakuasi salah satu tokoh penting yang dihormati masyarakat Jawa.
Peristiwa Merapi 2010 sendiri menelan ratusan korban jiwa, ribuan warga mengungsi, serta meninggalkan kerusakan besar di wilayah Sleman dan sekitarnya. Namun, di balik tragedi itu, kisah MPV pengangkut Mbah Maridjan tetap melekat dalam ingatan publik sebagai pengingat duka sekaligus ketabahan masyarakat menghadapi bencana. (Zafran Al/koresponden Sukoharjo)







