IndonesiaBuzz: Story – Kisah hidup Danang Tri Wahyudi, 43, warga Desa Bangunrejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, menjadi inspirasi banyak orang. Pernah menjalani kehidupan keras sebagai petarung jalanan di Kota Solo, kini Danang justru dikenal sebagai salah satu wasit juri nasional cabang olahraga bela diri Tarung Derajat.
Sejumlah ajang bergengsi di tingkat nasional dan daerah telah dia adili, di antaranya Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019, PON Papua 2021, Pomnas Sumatra Barat 2022, serta PON Aceh-Sumatra Utara 2024. Ia juga sering menjadi wasit juri di berbagai ajang provinsi seperti Porprov Bali (2019 dan 2022), Porprov Jawa Timur 2022, hingga Porda DIY 2023.
“Fokus saya pembinaan atlet untuk prestasi agar bisa membanggakan orang tua, keluarga, dan Kabupaten Boyolali. Intinya bisa bermanfaat untuk orang lain. Alhamdulillah, atlet-atlet Boyolali cukup potensial,” ujar Danang, yang sejak 2019 dipercaya menjadi pelatih utama Pengcab Tarung Derajat Boyolali, saat ditemui wartawan di Solo, Kamis (26/6/2025).
Perjalanan hidup Danang penuh liku. Lulusan Jurusan Manajemen Informatika AUB Solo itu pernah terjerumus ke dunia kelam pada 2010 hingga 2014. Kala itu, dunia malam dan perkelahian jalanan seolah menjadi bagian dari kesehariannya. Bahkan, pada 2013, ia sempat harus mendekam di balik jeruji besi akibat kasus penganiayaan.
Namun pengalaman pahit itu justru menjadi titik balik. “Saya berpikir, masa mau tarung terus di jalan. Saya kemudian berbenah, mendekatkan diri pada Tuhan. Mungkin karena faktor usia juga, akhirnya saya ingin menjalani kehidupan yang lebih baik,” kenangnya.




