IndonesiaBuzz: Sukoharjo, 25 Juni 2025 – Kabupaten Sukoharjo genap berusia 79 tahun pada 15 Juli 2025. Untuk memperingati Hari Jadi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo menggelar berbagai rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang bulan Juli, berkolaborasi dengan gelaran Soloraya Great Sale (SGS) 2025.
Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Sukoharjo, Agustinus Setiyono, menyampaikan peringatan Hari Jadi ke-79 ini mengusung tagline “Sukoharjo Juara” yang mencerminkan semangat pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta capaian kinerja pemerintah yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
“Sukoharjo Juara mencerminkan kerja keras, impian, dan harapan atas pencapaian kinerja Pemkab Sukoharjo dalam meningkatkan pelayanan publik dan kualitas hidup masyarakat,” kata Agustinus, Senin (23/6/2025).
Momentum Hari Jadi dijadikan sebagai refleksi dan motivasi untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) didorong melakukan transformasi digital serta inovasi guna menunjang optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Selama satu dekade terakhir, Sukoharjo mencatat sejumlah prestasi gemilang, di antaranya berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 10 tahun berturut-turut sejak 2016. Selain itu, indeks pembangunan manusia (IPM) juga terus menunjukkan peningkatan signifikan. Di sektor pertanian, Sukoharjo menjadi andalan pemerintah pusat dalam program swasembada pangan berkat produktivitas padi tertinggi di tingkat nasional.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Sukoharjo, Suyamto, menambahkan kolaborasi antara Hari Jadi Sukoharjo dan SGS 2025 ini menjadi yang pertama kalinya dilakukan. Fokus kegiatan diarahkan pada tiga sektor strategis, yakni perdagangan (trade), pariwisata (tourism), dan investasi.
“Banyak program dirancang untuk menarik minat masyarakat melakukan transaksi, baik melalui kegiatan Hari Jadi maupun SGS. Dengan demikian, perputaran uang dapat meningkat dan berdampak positif terhadap perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Suyamto.







