IndonesiaBuzz: Sukoharjo 17 Juni 2025 – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, bersama Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo melakukan inspeksi lapangan terhadap proyek pembangunan pagar dan taman Gedung Pertemuan Budi Sasono, Selasa pagi (17/6/2025). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan target yang ditetapkan, yakni rampung pada Oktober 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati turut didampingi Penjabat Sekda Sukoharjo, Suyamto, Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Sukoharjo, R.M. Suseno Wijayanto, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo.
Rombongan tiba di halaman Gedung Budi Sasono sekitar pukul 08.20 WIB. Bupati Etik langsung meninjau pengerjaan pagar dan taman di sisi belakang gedung serta berdialog dengan kontraktor pelaksana proyek.
“Pembangunan gedung pertemuan Budi Sasono sudah rampung. Saat ini, tinggal tahap penyempurnaan berupa pembangunan pagar, taman, serta penataan fasilitas parkir. Kami berharap seluruh pekerjaan selesai tepat waktu agar gedung ini segera bisa digunakan masyarakat,” ujar Bupati Etik Suryani.
Gedung Budi Sasono merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis Kabupaten Sukoharjo yang mulai dibangun pada tahun 2024. Gedung ini berdiri di atas lahan seluas 11.169 meter persegi dan memiliki luas bangunan mencapai 6.550 meter persegi. Arsitektur gedung menggabungkan fungsi pendapa dan ruang dalam, dengan pendapa yang mampu menampung sekitar 1.000 orang dan bangunan utama yang dapat menampung hingga 4.000 orang.
Bagian dalam gedung dilengkapi ornamen enam lampu gantung hias dan akses masuk melalui beberapa pintu samping, menambah nuansa elegan sekaligus fungsional. Area luar akan dipercantik dengan pagar besi dan lampu hias yang menjadi bagian penting dari estetika kawasan.
Direktur Utama PT Maman Putra Brayan, Kurniawan, selaku kontraktor pelaksana, menyatakan optimistis proyek dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal. “Kami menargetkan pengerjaan selesai dalam waktu tiga bulan. Namun tetap mengutamakan kualitas. Produksi pagar besi dan lampu hias menjadi tantangan tersendiri, apalagi Oktober biasanya sudah memasuki musim hujan,” ujarnya.







