Sunday, August 16, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Halo Indonesia Halo Jogja

Dari Jogja Untuk Indonesia, Generasi Muda Mengubah Wajah Pertanian

by Jeje
June 9, 2025
Reading Time: 3 mins read
Dari Jogja Untuk Indonesia, Generasi Muda Mengubah Wajah Pertanian

Ipunk, sapaan akrab M. Habib Syaifullah ( Foto: Istimewa )

IndonesiaBuzz: Yogyakarta – Bertani sering kali dipandang sebelah mata oleh generasi muda. Identik dengan panas-panasan, lumpur, dan penghasilan tak menentu, pertanian dianggap tidak menarik sebagai pilihan karier. Namun, sekelompok pemuda di Sleman membuktikan bahwa bertani bisa menjadi pilihan hidup yang keren dan bermakna.

Melalui gerakan Petani Muda Jogja, para anak muda ini berupaya mengubah stigma bahwa bertani itu kuno. Salah satu penggagas gerakan ini adalah M Habib Syaifullah, akrab disapa Ipunk. Ia menjelaskan bahwa pandangan negatif terhadap profesi petani masih sangat kuat, bahkan datang dari lingkungan terdekat.

“Akhirnya dari masyarakat, terutama orang tua anak muda itu masih merasa ragu terjun ke pertanian survive secara ekonomi,” ujarnya.Menurut Ipunk, realita bahwa bertani sangat bergantung pada luas lahan menjadi tantangan tersendiri. “Kalau 500 meter paling mentok cukup buat makanlah, susah kayaknya kalau metodenya konvensional gitu. Ada kekhawatiran tidak sejahtera,” lanjutnya. Ia juga membandingkan citra petani di Indonesia dengan petani di negara-negara maju yang terlihat lebih modern.“Negara maju parlente, traktor keren, baju cowboy, teknologi kekinian. Kalau kita kan masih cangkul panas-panasan. Salah satunya juga karena itu mungkin gak terlihat keren,” katanya.

Gerakan Petani Muda Jogja bermula dari diskusi sederhana antara Ipunk yang mewakili Yayasan Bintang Kidul, komunitas pertanian Agro Mulyo, dan seorang petani senior, Pak Wahyu. Mereka membahas berbagai isu penting, mulai dari regenerasi petani muda hingga kerusakan lingkungan akibat pertanian konvensional.“Penggunaan pestisida, pupuk kimia berlebihan, krisis petani muda yang mereka jarang bergelut dan terjun ke dunia pertanian. Lalu kita bikin kelas belajar, mulai sekitar satu tahun lalu dengan anak-anak Yayasan Bintang Kidul, ada sekitar 15–20 orang. Belajar pertanian Agro Mulyo yang sehat dan berkelanjutan,” terang Ipunk.Dari kelas tersebut, lahirlah Petani Muda Jogja sebagai ruang belajar pertanian organik dan berkelanjutan. Mereka mengenalkan peserta pada berbagai tanaman seperti rosela, cabai, tomat, hingga sorgum.“Itu jadi embrio kemudian dinamakan Petani Muda Jogja,” ucapnya.

Kini, Petani Muda Jogja telah berkembang menjadi sekolah tani organik yang terbuka bagi siapa saja. Program mereka mencakup kelas rutin mingguan selama satu musim tanam, workshop, dan bahkan walking tour pertanian.“Bikin berbagai aktivasi pertanian ke anak muda,” ujar Ipunk.Walaupun mayoritas pesertanya adalah anak muda, program ini sebenarnya terbuka untuk umum.“Workshop ini umum, tidak membatasi anak muda, tapi karena kebetulan namanya Petani Muda Jogja, akhirnya yang ikut anak muda,” katanya.Selama tiga bulan, peserta diajak memahami pertanian dari hulu ke hilir.“Teori dan praktik tetap. Jadi mulai awal mengolah lahan, pembibitan, desain pola tanam juga, perawatan, sampai pasca panen. Jadi materi itu mengikuti siklus tanam. Kemarin juga belajar pengawetan tanaman,” tutur Ipunk.Beberapa peserta berlatar pendidikan pertanian, sementara lainnya memutuskan terjun langsung ke dunia pertanian di kampung halaman mereka.

BeritaTerkait

Pemda DIY Minta PLN Sesuaikan Layanan Listrik dengan Kebutuhan Rakyat

Malioboro Lengang, Penjagaan Ketat Jelang Aksi Massa di Yogyakarta

Ipunk melihat pertanian sebagai solusi penting di tengah krisis global, mulai dari perubahan iklim hingga ancaman krisis pangan. Sekarang dunia dihadapkan banyak persoalan terutama dunia sedang ngobrolin perubahan iklim, yang itu tentu saja akan berdampak terhadap ketersediaan pangan. Itu kami rasain juga,” katanya.Ia menilai bahwa isu ketahanan pangan dan energi kini menjadi perhatian utama negara-negara di dunia, termasuk Indonesia.“Jadi peluangnya (pertanian) besar,” tegasnya.Lebih dari sekadar keterampilan, Ipunk menekankan pentingnya membangun model pertanian yang sehat dan ramah lingkungan.“Terakhir penting untuk diperhatikan melakukan model pertanian yang sehat dan ramah lingkungan. Tidak tergantung pupuk kimia, sintesis,” tandasnya.

Tags: bertani itu kerenpertanian sehat dan berkelanjutanPetani Muda Jogjaregenerasi petani mudasekolah tani organik
Share221SendScan

Trending

Caruban Care Perkuat Pengabdian Sosial di Tahun Ke-10
News

Caruban Care Perkuat Pengabdian Sosial di Tahun Ke-10

5 hours ago
Auto Draft
News

KAI Daop 7 Madiun Hias Lokomotif Manja Bernuansa Merah Putih

5 hours ago
Bupati Madiun Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka 2026
News

Bupati Madiun Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka 2026

21 hours ago
Gempa M7,7 Guncang Flores, Sejumlah Bangunan di Labuan Bajo Rusak
News

Gempa M7,7 Guncang Flores, Sejumlah Bangunan di Labuan Bajo Rusak

1 day ago
Polres Wonogiri Dorong Kreativitas Pelajar Lewat Turnamen Free Fire Kapolres Wonogiri Cup Seri 2
News

Polres Wonogiri Dorong Kreativitas Pelajar Lewat Turnamen Free Fire Kapolres Wonogiri Cup Seri 2

2 days ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Caruban Care Perkuat Pengabdian Sosial di Tahun Ke-10

Caruban Care Perkuat Pengabdian Sosial di Tahun Ke-10

August 16, 2026
Auto Draft

KAI Daop 7 Madiun Hias Lokomotif Manja Bernuansa Merah Putih

August 16, 2026

TERPOPULER

Sarana Damkar Ngawi Memprihatinkan, DPRD Sebut Kondisinya Darurat

Persinga Ngawi U-17 Bidik Tiket Nasional di Soeratin Cup Jatim 2026

Comeback Dramatis, Persinga U-17 Tekuk Mojokerto FC 3-1 di Laga Perdana Soeratin

Wushu Ngawi Pertahankan Gelar Juara Umum di Skanega Elite Championship 2026

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In