Indonesiabuzz.com : Surakarta, 1 April 2025 – Akan dilaksanakannya kirab Gunungan Garebeg Pasa JE 1958 di tahun 2025 ini, Raja Kraton Surakarta SSISKS Pakoe Boewono XIII dan Permaisuri Kraton Surakarta GKR Pakoe Boewono memerintahkan para Abdi Dalem Pengrawit untuk melaksanakan tradisi Tengara Bangun yaitu membunyikan Gongsa (gamelan) Pakormatan di Sitihinggil, Kraton Surakarta, kota Surakarta, JawaTengah, Selasa (1/4/2025), dini hari, sekiranya pukul 04.30 WIB.
Gongsa Pakormatan dibunyikan dengan melantunkan gending Kodok Ngorek. Hal ini digunakan oleh Kraton Surakarta sebagai penanda yang ditujukan kepada masyarakat bahwa hari ini akan dilaksanakan kirab Gunungan Garebeg Pasa JE 1958, pada hari yang sama, di siang harinya.
Pemimpin kelompok karawitan yang ditugaskan untuk membunyikan Gongsa Pakormatan KRAT. Hastho Nagoro mengatakan bahwa dirinya dan para Abdi Dalem lainnya, sedang menjalankan tugas yang diberikan oleh SSISKS Pakoe Boewono XIII dan Permaisuri Kraton Surakarta GKR Pakoe Boewono.
“Atas perintah Sinuhun dan Prameswari Dalem, kami melaksanakan tugas untuk membunyikan gongsa pakormatan pada pagi hari ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, dirinya juga mengatakan bahwa tradisi ini telah dilaksanakan selama ratusan tahun oleh Kraton Surakarta, setiap akan melaksanakan perintah HajadDalem Garebeg.
“Tradisi membunyikan gamelan pada dini hari, seperti pada hari ini, merupakan sebuah tradisi yang telah dilaksanakan oleh Kraton Surakarta sebagai kerajaan Mataram Islam, di setiap pelaksanaan HajadDalem Garebeg,” pungkasnya.
Sebagai informasi, di siang hari ini, Selasa (1/4/2025), pada Garebeg Pasa JE 1958 di tahun ini, sepasang gunungan (laki-laki dan perempuan) akan dikirabkan dari kawasan Dalam Kraton Surakarta menuju Masjid Ageng Kraton Surakarta. (Puthut-Red)







