IndonesiaBuzz: Jakarta, 20 Desember 2024 — Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Deddy Yevry Sitorus, menyampaikan kecurigaannya terkait adanya upaya dari pihak eksternal yang mencoba mengacak-acak internal partai.
Salah satunya, ia mencurigai adanya upaya untuk melengserkan Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal PDIP.
Kecurigaan tersebut disampaikan Deddy saat konferensi pers di Kantor DPP PDIP pada Jumat (20/12). Menurutnya, rumor mengenai pelengseran Hasto sudah berkembang sejak lama, dan ia menilai bahwa rumor ini sengaja dihembuskan untuk menggoyahkan soliditas partai.
“Kami tidak akan membantah,” ujar Deddy saat menjawab pertanyaan wartawan.
Lebih lanjut, Deddy mengungkapkan bahwa selain melengserkan Hasto, ia juga mencium adanya upaya untuk menyerang personal elite PDIP yang kritis terhadap mantan kader partai, Joko Widodo (Jokowi), yang telah dipecat.
Menurutnya, serangan-serangan terhadap kader PDIP merupakan bagian dari upaya untuk memecah kongres partai menjelang Kongres V PDIP yang dijadwalkan pada 2025 mendatang.
“Sejuta persen kami percaya ini digerakkan oleh mereka yang punya kekuasaan. Kami tahu dan kami punya bukti-buktinya. Tapi kalau Anda mau tahu siapa yang bermain silahkan tanya sama yang melapor,” ungkap Deddy dengan tegas.
Di sisi lain, Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Hukum, Ronny Talapessy, mengungkapkan bahwa Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP, telah menginstruksikan kader-kadernya untuk lebih waspada menghadapi serangan menjelang Kongres V PDIP.
Ronny juga menanggapi beredarnya baliho dan spanduk yang mempermasalahkan perpanjangan masa kepemimpinan Megawati sejak Juni 2024, yang menurutnya bernuansa provokatif dan menghasut.
“Telah menciptakan kondisi siaga-1 di internal PDI Perjuangan untuk memberikan reaksi terhadap adanya upaya ‘mengawut-awut’ PDI Perjuangan menjelang Kongres PDI Perjuangan sebagaimana yang dinyatakan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Ronny.
Ia juga menjelaskan bahwa perpanjangan masa kepengurusan DPP PDIP telah dilaksanakan sesuai dengan Pasal 28 Anggaran Dasar Partai dan Pasal 15 Anggaran Rumah Tangga Partai.
Perpanjangan masa kepengurusan ini juga merupakan kewenangan prerogatif Ketua Umum yang diamanatkan oleh Kongres Partai dan ditetapkan dalam Rakernas V PDIP pada 2024.
Dalam konferensi pers yang sama, DPP PDIP memperlihatkan cuplikan video dari sejumlah jajaran pengurus DPC dan DPD yang menyatakan komitmennya untuk tetap solid dan siap melawan pihak-pihak yang mencoba menyerang Megawati dan partai berlambang banteng moncong putih tersebut. @indonesiabuzz







