IndonesiaBuzz: Internasional – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan pertemuan dengan perwakilan dari Koelnmesse, perusahaan yang mengelola lokasi Koelnmesse di Kota Cologne, Jerman. Pertemuan ini berlangsung di sela-sela penyelenggaraan Gamescom di Koelnmesse Congress Center, Cologne, Jerman.
Koelnmesse sendiri dikenal sebagai penyelenggara lebih dari 80 pameran dagang, ekshibisi, dan acara di Cologne serta di pasar-pasar terpenting dunia. Dalam kesempatan ini, Sandiaga menyampaikan keinginannya untuk menjalin kolaborasi dengan Koelnmesse, guna membawa event besar Gamescom Asia ke Indonesia mulai tahun 2025 atau 2026 melalui program Indonesia Quality Tourism Fund (IQTF).
“Selama ini Indonesia sudah terus hadir di Gamescom Cologne melalui Paviliun sejak 2019. Indonesia juga hadir di Gamescom Asia 2023 melalui komunitas Game Dev Malang yang ikut dalam Xbox Wavemakers,” jelas Sandiaga dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, (23/8/2024).
Menurut Sandiaga, penyelenggaraan Gamescom telah sukses mendatangkan banyak wisatawan mancanegara dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi negara tuan rumah. Wisatawan yang hadir dalam event tersebut cenderung menghabiskan banyak dana untuk berbelanja, akomodasi, pariwisata, dan kuliner, yang semuanya berkontribusi positif bagi perekonomian nasional.
Sebagai event gim terbesar di Eropa dan salah satu yang terbesar di dunia, Gamescom setiap tahunnya menarik lebih dari 300.000 pengunjung. Sandiaga berharap dengan kolaborasi ini, Indonesia dapat menjadi tuan rumah Gamescom Asia sebagai bagian dari program IQTF.
Gamescom sendiri telah memperluas jangkauannya dalam beberapa tahun terakhir dengan melisensikan namanya untuk Gamescom Asia di Singapura dan Gamescom LATAM di Brazil. Gamescom Asia di Singapura telah berlangsung sejak 2021, meskipun pada dua tahun pertama diselenggarakan secara daring akibat pembatasan COVID-19.
Meskipun pemerintah Singapura telah memperkuat kerja sama dengan Koelnmesse melalui MoU hingga 2025, tidak menutup kemungkinan bahwa Gamescom Asia bisa dilaksanakan di Indonesia. Ini mengingat eksistensi Indonesia yang semakin dilihat sebagai pasar penting dalam industri gim dunia.







