IndonesiaBuzz: Internasional – Keputusan mengejutkan Scott Stuber untuk mundur dari posisi bos layanan streaming Netflix akhirnya terkuak. Stuber menyatakan kebosanannya membuat banyak film untuk Netflix dan berencana memulai perusahaan produksi sendiri.
Stuber, yang bergabung dengan Netflix pada tahun 2017. Ia menjadi pengawas di balik akuisisi beberapa film streamer terbesar, di antaranya “Bird Box,” “Red Notice,” dan “Glass Onion.”
Menurut laporan dari Business Insider, Senin (29/1/2024), Stuber ingin fokus pada pembuatan film yang lebih sedikit, namun dengan kualitas yang lebih baik. Ia juga menginginkan agar karya-karyanya dapat tayang di bioskop, dengan distribusi yang lebih luas, sebelum masuk ke Netflix.
Namun, niat Stuber ini mendapatkan keberatan dari co-CEO Netflix, Ted Sarandos, dan bos konten Bela Bajaria. Dua laporan dari sumber terpercaya Hollywood, Kim Masters di The Hollywood Reporter dan Matt Belloni di Puck, mengindikasikan bahwa perbedaan visi inilah yang menjadi alasan utama di balik keputusan Stuber.
Matt Belloni, wartawan Puck, menyampaikan, “Stuber tidak pernah percaya bisa membuat 85 film dalam setahun.”
“Dia sudah cukup lama bekerja (di Netflix) dan menjalankan studio film lain yang memproduksi kurang dari sepertiga jumlah tersebut untuk mengetahui bahwa kualitasnya akan menurun jika menggunakan ban berjalan semacam itu,” imbuhnya.
Netflix Mencari Kepala Studio Baru
Meskipun mundur dari posisi bos layanan streaming, Scott Stuber akan tetap menjabat sebagai Chairman Film Global di Netflix. Setidaknya hingga Academy Awards pada bulan Maret untuk menyelesaikan beberapa proyek yang sedang berjalan.
Bela Bajaria, bos konten Netflix, saat ini sedang mencari kepala studio baru yang ingin mengembangkan film dengan gaya yang khas Netflix. Hingga berita ini diturunkan, pihak Netflix menolak memberikan komentar.
Dalam laporan pendapatan minggu ini, Ted Sarandos bersikeras bahwa Netflix akan terus mengikuti trennya dalam pembuatan dan akuisisi film. Ia menunjukkan bahwa perusahaan baru saja menerima 18 nominasi Oscar. Platform ini mempertahankan posisi sebagai penyumbang film orisinal paling banyak ditonton. Selain itu, Netflix juga meraih nominasi Academy Award terbanyak pada tahun 2020, 2021, dan 2022.
Netflix telah bekerja sama dengan banyak sutradara terkemuka Hollywood, termasuk Martin Scorsese, Spike Lee, Greta Gerwig, dan Alfonso Cuarón. @indonesiabuzz


