IndonesiaBuzz: Demak, 4 April 2026 – Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Kabupaten Demak menelan korban jiwa. Seorang anak perempuan berinisial AR (8), warga Dukuh Solowire, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras banjir, Jumat (3/4/2026).
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat tanggul sungai jebol dan air meluap ke permukiman warga. Korban diketahui hanyut terbawa arus ketika mengikuti ayahnya yang keluar rumah di tengah kondisi banjir.
Komandan Koramil Guntur, Suyitno, menjelaskan bahwa korban sebelumnya berada bersama orang tuanya sebelum banjir terjadi. Namun, situasi berubah cepat ketika tanggul jebol dan arus air menjadi sangat deras.
“Menurut keterangan warga, saat banjir terjadi, ayah korban keluar rumah dan anaknya ikut tanpa sepengetahuan. Arus air saat itu sangat deras,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (4/4/26).
Korban yang diketahui bernama Anita Rahmawati akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah telah disucikan dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Trimulyo sekitar pukul 10.40 WIB.
Banjir yang melanda wilayah tersebut dipicu jebolnya tanggul Sungai Tuntang, yang menyebabkan luapan air menggenangi sejumlah permukiman di Kecamatan Guntur. Hingga saat ini, aparat bersama warga masih melakukan penanganan dampak banjir serta pendataan korban dan kerugian.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam dengan potensi arus air yang deras dan berbahaya, terutama bagi anak-anak. @yudi







