IndonesiaBuzz: Sragen, 10 Oktober 2025 – Dalam upaya mempersempit kesenjangan digital dan mempercepat pemerataan akses teknologi di wilayah pedesaan, PLN Icon Plus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen meluncurkan Program Internet Gratis di 21 desa dengan kategori miskin ekstrem. Acara peluncuran dipusatkan di Balai Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Sragen, pada Jumat (10/10/25), dan diikuti secara virtual oleh sejumlah desa lainnya.
Layanan internet gratis itu langsung diuji coba melalui zoom meeting antara Bupati Sragen Sigit Pamungkas dan Direktur PLN Icon Plus Chipta Perdana dengan lima desa lain: Mojorejo (Karangmalang), Ngembatpadas (Gemolong), Karanganom (Sukodono), Gemantar (Mondokan), dan Sidodadi (Masaran).
Selain peluncuran layanan, puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari desa desa di sekitar lokasi juga mendapatkan pelatihan digital marketing dan branding produk. Pelatihan ini difasilitasi PLN Icon Plus dengan menghadirkan instruktur dari platform e commerce.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah nyata untuk mendorong pemerataan akses internet bagi masyarakat desa agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, terutama sektor UMKM.
“Salah satunya membantu pelaku UMKM untuk berjualan secara daring atau melakukan aktivitas monetisasi lewat konten konten penjualan yang mereka buat sendiri. Masyarakat desa dapat berdaya lewat internet dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Sigit kepada wartawan.
Ia menambahkan, pelaksanaan program ini juga didukung oleh PT Telkom Indonesia. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi merupakan strategi penting dalam memperkuat fondasi pengentasan kemiskinan di wilayah Sragen.
Direktur PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung program pemerintah dalam memperluas akses digital di seluruh Indonesia. Ia menyebut, internet gratis yang dipasang di balai desa akan beroperasi 24 jam dan dapat diakses warga untuk kebutuhan produktif.
“Penempatan internet gratis masih di pusat pusat pemerintahan desa serta lokasi strategis tempat warga berkumpul. Jadi masyarakat bisa langsung hadir dan terkoneksi,” jelas Chipta.
Ia memastikan layanan internet dilengkapi sistem penyaring (filtering system) yang otomatis memblokir konten negatif dan tidak relevan, demi menjaga keamanan penggunaan, termasuk bagi anak anak.
“Komitmen kami, Indonesia akan semakin terang bersama PLN dan semakin terkoneksi melalui internet PLN Icon Plus, khususnya di Sragen,” tegasnya.
Program Internet Gratis di Sragen menjadi bagian dari gerakan nasional transformasi digital yang menyasar desa-desa miskin ekstrem. Melalui inisiatif ini, PLN Icon Plus dan Pemkab Sragen berharap masyarakat desa tidak hanya terkoneksi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. (red)







