IndonesiaBuzz: Budaya – Kekayaan budaya Indonesia merupakan identitas bangsa yang telah diwariskan oleh leluhur sejak zaman dahulu. Ini adalah ciri khas yang unik dan tidak dimiliki oleh bangsa lain. Aspek kehidupan nenek moyang kita, tercermin dalam kebudayaan yang mereka tinggalkan bagi generasi penerus.
Keanekaragaman budaya Nusantara terwujud dalam corak atau motif batik, tarian daerah, pakaian adat, dan rumah adat yang khas di setiap daerah di Indonesia, yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Peninggalan ini memiliki nilai tinggi bagi masyarakat Indonesia.
Meskipun budaya luar sedang menjadi tren di kalangan generasi muda, kebanggaan terhadap identitas asli Indonesia tetap diungkapkan melalui berbagai media. Hal ini menunjukkan fleksibilitas kebudayaan Indonesia jika dipadupadankan dengan budaya kekinian.
Dalam era modernisasi yang tidak dapat dihindari, para pemerhati budaya berupaya mempromosikan keberagaman budaya Indonesia melalui bangunan-bangunan strategis.
Salah satu contohnya adalah stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Transportasi modern ini memiliki empat stasiun, yaitu Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang, dan Stasiun Tegalluar.
Setiap stasiun menampilkan ornamen unik bermotif, mengambil inspirasi dari unsur budaya lokal. Ornamen ini tidak hanya sebagai hiasan, tetapi juga untuk menegaskan identitas budaya Indonesia di KCJB.
“Motif ini menjadi simbol bahwa Kereta Api Cepat pertama di Asia Tenggara ini hadir dan beroperasi di Indonesia. Kebudayaan Indonesia tersebut akan menjadi warisan yang terus dikenang oleh masyarakat dalam layanan KA Cepat sebagai suatu transportasi kebanggaan bangsa,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa pada pernyataan resmi dari laman KCIC pada Jumat (21/7/2023).
Yuk simak keindahan budaya bangsa kita yang terpampang di empat stasiun KCJB:

Keindahan motif batik Betawi terpampang di atas stainless steel berukuran besar di ruang tunggu Stasiun Halim lantai 2. Hal ini menunjukkan perpaduan antara teknologi modern dan unsur kultural masyarakat setempat.

Stasiun Karawang menampilkan ornamen batik mega mendung dan padi sebagai landmark. Sebab, Karawang dikenal sebagai kota lumbung padi. Desain pemasangan ornamen tersebut, menggabungkan unsur alami seperti kayu, batu, dan bambu dengan sentuhan modern.

Lain halnya Stasiun Padalarang, dengan mengusung prinsip “bergerak cepat” dan menampilkan bentuk streamline louvre pada fasad bangunan, membuat tampilan stasiun ini lebih berkarakter. Perpaduan antara bentuk bangunan modern, futuristik, dan dinamis dengan unsur lokal colonial art deco, menciptakan harmoni antara Stasiun KAI Padalarang dan Stasiun KCJB Padalarang.

Sementara itu, di Stasiun Tegalluar terdapat hiasan yang membentuk motif aliran sungai. Hal ini mencerminkan ciri khas lokasi yang dikelilingi oleh beberapa sungai penting di Jawa Barat. Desainnya mengaplikasikan budaya Sunda yang umumnya digunakan dalam rumah-rumah tradisional Sunda, seperti kayu dan bambu.
Desain pada empat stasiun KCJB tersebut, menggambarkan keanekaragaman budaya Indonesia yang majemuk hingga mampu melampaui batas waktu dan mengukir identitas bangsa yang patut dibanggakan. @wara-e







