IndonesiaBuzz: Sukoharjo, 21 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo terus mempercepat pengerjaan enam proyek strategis infrastruktur jalan dengan menerapkan pendekatan ruas tuntas, guna memastikan pembangunan rampung tepat waktu dan segera memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama dalam strategi percepatan pembangunan daerah. Ia menyebut program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas layanan publik, tetapi juga mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa di seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo, yang dikenal sebagai “Kabupaten Jamu”.
“Pembangunan infrastruktur jalan yang memadai memperkuat konektivitas antardaerah. Ini sangat penting untuk menggerakkan roda ekonomi desa dan daerah, sekaligus menjadi daya tarik bagi investor,” ujar Bupati Etik dalam keterangannya, Selasa (17/6/2025).
Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Etik menyatakan telah memberikan perhatian khusus terhadap percepatan pembangunan jalan, demi menjawab keluhan warga atas kerusakan jalan yang kerap menghambat aktivitas. Menurutnya, akses jalan yang baik berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Infrastruktur yang baik akan menjadi modal kuat untuk menarik investor dan membuka lapangan kerja bagi warga lokal. Ini strategi penting dalam menekan angka pengangguran terbuka,” tegasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo, mengungkapkan bahwa enam ruas jalan yang menjadi fokus proyek strategis meliputi:
- Jalan Tanjunganom–Daleman
- Jalan Gentan–Bekonang
- Jalan Dalangan–Majasto
- Jalan Wirun–Palur
- Jalan Ngaglik–Sonorejo
- Rehabilitasi Jalan Adi Sumarmo, Kartasura
“Progres tertinggi saat ini ada pada ruas Jalan Wirun–Palur yang sudah melampaui 65%,” ungkap Bowo.
Ia menambahkan bahwa pendekatan ruas tuntas berarti pengerjaan satu ruas jalan dilakukan secara menyeluruh hingga rampung, bukan secara parsial. “Contohnya, pengecoran jalan Gentan–Bekonang dimulai dari Bekonang, Mojolaban hingga Gentan, Bendosari. Ini memastikan kualitas hasil lebih baik dan tidak mangkrak di tengah jalan,” jelasnya.
Sepanjang 2025, Pemkab Sukoharjo menargetkan pembangunan peningkatan jalan sepanjang 20,5 km, rehabilitasi dan pemeliharaan berkala sepanjang 31 km, serta pemeliharaan rutin jalan dan jembatan sepanjang 100 km. Selain itu, enam unit jembatan juga direncanakan untuk dibangun atau direhabilitasi.







