IndonesiaBuzz: Sukoharjo, 17 Oktober 2025 – Suasana kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said, Kartasura, Sukoharjo, mendadak gempar pada Jumat (17/10/25) pagi. Seorang mahasiswi ditemukan tewas setelah diduga melompat dari lantai atas gedung laboratorium kampus.
Korban diketahui bernama HPN (21), mahasiswi aktif di salah satu fakultas UIN Raden Mas Said. Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 10.45 WIB, dan sontak mengundang kepanikan di kalangan mahasiswa serta staf kampus.
Menurut keterangan awal yang dihimpun dari sejumlah saksi, HPN sempat terlihat berada di area lantai atas gedung laboratorium sebelum akhirnya terjatuh. Dugaan sementara, korban mengalami gangguan bipolar yang memengaruhi kondisi psikologisnya.
“Setelah kejadian, mahasiswa dan petugas kampus langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit UNS Surakarta,” ujar salah satu saksi di lokasi.
Akibat benturan keras, korban mengalami luka parah di bagian kaki dan tubuh bagian bawah. Meskipun telah mendapatkan perawatan intensif di RS UNS, nyawa HPN tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 11.50 WIB.
Kepolisian dari Polres Sukoharjo segera turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kami masih mendalami penyebab pasti kejadian ini dan menunggu hasil pemeriksaan medis serta keterangan dari pihak keluarga,” ujar salah satu petugas kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus UIN Raden Mas Said belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi civitas akademika UIN Raden Mas Said. Beberapa rekan korban yang ditemui di kampus mengaku terkejut sekaligus kehilangan sosok HPN yang dikenal ramah dan berprestasi.
Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya dukungan kesehatan mental di lingkungan pendidikan tinggi, agar mahasiswa yang menghadapi tekanan psikologis dapat memperoleh pendampingan lebih dini.
Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan motif dan kronologi lengkap insiden tersebut. Jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Aditya Bayu P/Koresponden Sragen)







