Thursday, July 30, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora Budaya

Karapan Sapi Madura, Tradisi Abadi yang Terus Berlari Mengikuti Zaman

by Jeje
September 19, 2025
Reading Time: 2 mins read
“Karapan Sapi Madura: Tradisi Abadi yang Terus Berlari Mengikuti Zaman”

Ilustrasi tukang tongkok (joki) yang berusaha mengendalikan arah sapi sambil mempertahankan keseimbangan. (foto Ilustrasi IndonesiaBuzz)

IndonesiaBuzz : Budaya – Debu membumbung tinggi di atas tanah lapang. Sepasang sapi pacu yang mengenakan kaleles perlengkapan kayu untuk menyangga joki melaju kencang, adu cepat melawan pasangan lain. Di atasnya, tukang tongkok (joki) berusaha mengendalikan arah sambil mempertahankan keseimbangan. Sorak sorai penonton yang memenuhi arena menambah semarak perlombaan. Inilah suasana Karapan Sapi, tradisi pacuan sapi khas Madura, Jawa Timur, yang tetap bertahan lintas generasi.

Setiap tahun, Karapan Sapi digelar di berbagai kabupaten di Pulau Madura, biasanya pada Agustus hingga September. Final perebutan Piala Bergilir Presiden digilirkan setiap tahun antar kabupaten. Untuk 2025, Kabupaten Bangkalan menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini, menggantikan tradisi lama yang dahulu selalu dipusatkan di Pamekasan.

Dalam perlombaan, lintasan pacu biasanya sepanjang 100 meter. Pertarungan adu cepat itu hanya berlangsung singkat sekitar 10 hingga 15 detik namun memerlukan kerja sama erat antara joki dan sapi pacu. Kategori lomba dibagi tiga, kelas sapi kecil, sedang, dan besar. Di balik gemuruh sorak penonton, banyak pihak terlibat, mulai dari pemilik sapi pacu, tukang tongkok, tukang tambeng (penahan tali kekang), tukang gettak (penggertak sapi), tukang tonja (penarik dan penuntun sapi), hingga tukang gubra (penyemangat sapi pacu).

Asal usul Karapan Sapi memiliki beberapa versi. Sebagian kisah menyebut Kyai Pratanu, tokoh penyebar Islam di akhir abad ke-16, yang memanfaatkan karapan sebagai sarana dakwah. Versi lain yang populer di Sumenep mengaitkan tradisi ini dengan Syekh Ahmad Baidawi atau Pangeran Katandur, mubaligh dari Kudus pada abad ke-17. Ia mengajarkan teknik bercocok tanam yang meningkatkan hasil panen. Sebagai ungkapan syukur, masyarakat mengadakan pacuan sapi. Dari kata Arab kirabah (persahabatan), tradisi ini kemudian dikenal sebagai kerapan.

BeritaTerkait

Kraton Surakarta Gelar Kirab Malam Selikuran, Padukan Ritual, Budaya, dan Syiar Islam

Sadranan Kajoran Jadi Simbol Sinergi Warga dan Karaton Surakarta

Kini, Karapan Sapi tak lagi sekadar hiburan rakyat atau penanda awal musim tanam tembakau. Tradisi ini telah terorganisir dengan baik dan berkembang menjadi simbol prestise sosial. Sapi pacu berkualitas tinggi kerap menjadi penanda status dan kebanggaan pemiliknya. Meski mengalami pergeseran fungsi, Karapan Sapi tetap menjadi warisan budaya yang memperkuat identitas masyarakat Madura dan daya tarik wisata budaya Indonesia. (red)

Tags: kebudayaanKerapan SapiKesenianKyai PratanumaduraSumenepSyekh Ahmad Baidawitukang tongkok
Share224SendScan

Trending

Persinga U-17 Tuan Rumah Grup A Piala Soeratin Jatim 2026, Bidik Tiket ke Putaran Nasional
News

Persinga U-17 Tuan Rumah Grup A Piala Soeratin Jatim 2026, Bidik Tiket ke Putaran Nasional

1 week ago
Sinergi Polri, TNI, Relawan, dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Wonogiri, 1,5 Hektare Terdampak
News

Sinergi Polri, TNI, Relawan, dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Wonogiri, 1,5 Hektare Terdampak

1 week ago
Ngawi Matangkan Persiapan POPDA Jatim XV 2026, Seleksi Atlet dan Kesiapan Venue Jadi Fokus
News

Ngawi Matangkan Persiapan POPDA Jatim XV 2026, Seleksi Atlet dan Kesiapan Venue Jadi Fokus

1 week ago
Bupati Madiun Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026
Halo Jatim

Bupati Madiun Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

1 week ago
Wonogiri Jadi Tuan Rumah Pra POPDA Zona II Jateng 2026, 659 Atlet Pelajar Berebut Tiket ke Semarang
News

Wonogiri Jadi Tuan Rumah Pra POPDA Zona II Jateng 2026, 659 Atlet Pelajar Berebut Tiket ke Semarang

1 week ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Persinga U-17 Tuan Rumah Grup A Piala Soeratin Jatim 2026, Bidik Tiket ke Putaran Nasional

Persinga U-17 Tuan Rumah Grup A Piala Soeratin Jatim 2026, Bidik Tiket ke Putaran Nasional

July 22, 2026
Sinergi Polri, TNI, Relawan, dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Wonogiri, 1,5 Hektare Terdampak

Sinergi Polri, TNI, Relawan, dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Wonogiri, 1,5 Hektare Terdampak

July 22, 2026

TERPOPULER

Stigma Rasuah Picu Protes Pedagang Pasar Kota Madiun

PT Rizkitama Tirta Fastabiq Konsolidasikan Pembangunan Dapur MBG, Perkuat Standar ISO dan Komitmen Mutu

Ngawi Matangkan Persiapan POPDA Jatim XV 2026, Seleksi Atlet dan Kesiapan Venue Jadi Fokus

LSM Walidasa Soroti Daftar Ulang SMA-SMK Dikaitkan Pembelian Seragam

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In