IndonesiaBuzz: Wonogiri, 23 September 2026 – Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim mengajak seluruh perguruan silat di Kabupaten Wonogiri bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama menjelang pelaksanaan Parapatan Luhur PSHT pada 25 September 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Haris saat bersilaturahmi dengan pengurus perguruan silat se-Kabupaten Wonogiri di Ruang Sanika Satyawada Polres Wonogiri, Rabu (23/9/26).
Pertemuan menjadi forum komunikasi antara kepolisian, pemerintah daerah, IPSI, dan pengurus perguruan silat untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Haris mengatakan situasi kondusif di Wonogiri perlu dijaga secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan di Kabupaten Wonogiri perlu kita jaga dan pertahankan agar tidak terjadi konflik sosial. Berkat sinergitas seluruh elemen masyarakat, situasi yang ada dapat kita lalui dan berjalan kondusif,” kata Haris.
Ia juga meminta perguruan silat menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
“Semoga perguruan silat menjadi mitra Polri dan berkomitmen untuk menjaga keamanan di Kabupaten Wonogiri,” ujarnya.
Ketua IPSI Kabupaten Wonogiri Wedha Hendragiri mengatakan seluruh perguruan silat di daerah tersebut telah berkomitmen menjaga kondusivitas. Pengalaman kejadian sebelumnya, kata dia, menjadi pembelajaran agar potensi konflik tidak kembali terjadi.
“Kita tentunya bersama seluruh perguruan silat di Wonogiri telah berkomitmen agar tetap kondusif dan tidak terpengaruh oleh kegiatan lain di luar wilayah Kabupaten Wonogiri,” kata Wedha.
Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama dan kapolsek Polres Wonogiri, Kabid Bakesbangpol Wonogiri Agus Kurniawan, Ketua IPSI Wonogiri, serta ketua dan perwakilan berbagai perguruan silat.
Dalam pertemuan itu, seluruh perguruan silat menyatakan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di Wonogiri. Mereka juga sepakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan serta mengedepankan komunikasi dan persaudaraan.
Polres Wonogiri selanjutnya meningkatkan koordinasi dan pemantauan bersama pengurus perguruan silat. Pemantauan juga mencakup perkembangan informasi di media sosial untuk mengantisipasi provokasi dan potensi gangguan keamanan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan perguruan silat di Wonogiri berlangsung aman serta tidak berkembang menjadi konflik yang berdampak kepada masyarakat. (@yudi S/Koresponden Wonogiri)







