IndonesiaBuzz: Solo, 29 Juni 2025 – Taman Balekambang Solo bukan sekadar ruang terbuka hijau, tetapi menjadi monumen hidup yang menyimpan nilai sejarah tinggi. Taman ini dibangun oleh KGPAA Mangkunagoro VII pada 26 Oktober 1921 sebagai bentuk penghormatan kepada dua putrinya, RA Partini dan RA Partinah. Kedua tokoh perempuan cendekia ini kini diabadikan dalam dua patung yang berdiri di taman—Partini berdiri di tengah kolam, sementara Partinah duduk di antara rimbunnya pepohonan taman.
Awalnya, taman ini dikenal dengan nama Partini Tuin atau Taman Air Partini dan Partinah Bosch atau Hutan Partinah. Taman tersebut tidak hanya dibangun sebagai tempat rekreasi, namun juga berfungsi penting sebagai penampung air untuk menjaga kebersihan saluran-saluran air di sekitarnya. Tempat ini menjadi ruang eksklusif bagi kalangan kerabat Pura Mangkunegaran sebelum akhirnya dibuka untuk umum pada era Mangkunagoro VIII sekitar tahun 1944 hingga 1987.
Nama Balekambang sendiri mulai populer setelah masyarakat menyebut balai yang mengapung di depan kolam sebagai “Balekambang”. Bangunan tersebut dulunya digunakan untuk berganti pakaian dan membilas badan usai bermain air di kolam taman. Dari sinilah identitas baru taman ini mengakar kuat di tengah masyarakat.
Kini, Balekambang bertransformasi menjadi ruang publik multifungsi. Tak hanya menjadi lokasi untuk bersantai dan berolahraga, taman ini juga menjadi pusat kegiatan edukatif, pertunjukan seni, hingga pameran berskala nasional. Fungsinya terus berkembang seiring dengan revitalisasi yang diresmikan pada 25 Juli 2024, yang mempertegas posisi Balekambang sebagai taman bersejarah sekaligus destinasi wisata unggulan Surakarta.
Salah satu contoh aktivitas budaya yang menunjukkan peran Balekambang sebagai ruang ekspresi seni adalah Pameran Art Sura yang digelar pada 21–29 Juni 2025. Pameran tersebut menampilkan lebih dari 300 karya seni rupa dari lebih dari 100 seniman dari berbagai daerah di Indonesia, menandai kembalinya Taman Balekambang sebagai episentrum seni dan budaya di jantung Kota Solo.







