IndonesiaBuzz: Sukoharjo, 28 Juli 2025 – Kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang wanita lanjut usia terjadi di Jalan Lettu RM Hartono, tepatnya di depan SDN 4 Wirun, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Minggu (27/7/25) malam. Peristiwa memilukan ini melibatkan sepeda motor dan bus Batik Solo Trans (BST), mengakibatkan satu korban jiwa meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Informasi yang diperoleh IndonesiaBuzz, Senin (28/7/25), korban diketahui bernama Surati (64), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Polokarto. Saat itu, ia tengah mengendarai sepeda motor Yamaha Xeon bernomor polisi AD 2249 IO sendirian dari arah timur menuju barat.
Menurut keterangan polisi, sesaat sebelum kecelakaan terjadi, motor yang dikendarai Surati tiba-tiba oleng ke kanan, diduga karena menghindari pejalan kaki yang ada di depannya. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus BST dengan nomor polisi AD 7314 OA yang dikemudikan Gogot Harianto, warga Desa Wironanggan, Kecamatan Kartasura.
Benturan keras pun tak terelakkan. Surati terpental dan terjatuh dari motornya, mengalami luka serius, terutama di bagian kepala.
“Korban mengalami luka parah di kepala bagian belakang. Darah keluar dari telinga, hidung, dan mulut,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Hardian Herlinanda, mewakili Kasatlantas AKP Doohan Octa Prasetya.
Tak lama setelah kejadian, petugas kepolisian tiba di lokasi dan melakukan evakuasi. Surati langsung dilarikan ke RS Bung Karno Solo menggunakan ambulans. Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong. Ia menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit.
Penyidik dari Satlantas Polres Sukoharjo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut ini.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini. Korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit,” imbuh Iptu Hardian.







