IndonesiaBuzz: Ngawi, 5 September 2025 – Proses pencarian terhadap Erri Fangga (32), warga Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Pitu, Ngawi, berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di Sungai Bengawan Solo pada Jumat (5/9/25) sekitar pukul 07.30 WIB.
Kapolsek Pitu, AKP Basuki, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jasad korban. Ia menjelaskan, korban sebelumnya meninggalkan rumah sejak Rabu (3/9/25) dan tidak kembali. Pihak keluarga sempat melakukan pencarian namun tidak berhasil menemukan.
“Pagi ini korban ditemukan dalam kondisi tewas mengapung di Sungai Bengawan Solo. Dari keterangan keluarga, korban sudah pergi dari rumah sejak Rabu,” ujar AKP Basuki.
Sebelumnya, pada Kamis (4/9/25), polisi menerima laporan adanya sepeda motor dan sandal yang ditemukan di tepi sungai. Setelah ditelusuri, barang-barang tersebut diketahui milik korban. Petugas bersama relawan SAR kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
“Setelah dilakukan penyelidikan, motor itu milik korban. Petugas bersama relawan melakukan pencarian dan pagi ini jasad korban berhasil ditemukan,” jelasnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Polisi menduga korban sengaja menceburkan diri ke sungai akibat depresi lantaran menderita sakit menahun.
“Dari hasil visum tidak ditemukan adanya bekas tindak kekerasan. Berdasarkan keterangan saksi, korban memang menderita sakit menahun yang tak kunjung sembuh,” tambah AKP Basuki.
Usai dilakukan pemeriksaan, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Esaputra/Koresponden Ngawi)





