IndonesiaBuzz: Ponorogo, 9 Oktober 2025 – Dua pelajar kakak beradik asal Sampung, Kabupaten Ponorogo, harus dilarikan ke RSU Muhammadiyah Ponorogo (RSUM) setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Trunojoyo, Tambakbayan, Kamis (9/10/25) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.
Kedua korban, berinisial MF dan AK diketahui tengah berboncengan menggunakan sepeda motor bernopol AE 3633 WF ketika bertabrakan dengan truk tangki berwarna putih bernopol N 9836 UT. Insiden terjadi di jam sibuk pagi, saat arus kendaraan di kawasan tersebut cukup padat.
Menurut kesaksian warga, Agung, kecelakaan bermula ketika motor yang dikendarai kedua korban melaju dari arah barat ke timur. Sementara truk tangki datang dari arah berlawanan.
“Sepertinya motor itu mau nyalip kendaraan di depannya. Tapi dari arah timur ada truk tangki, jadi tabrakan tidak bisa dihindari. Motor sempat tersangkut di tengah bodi truk,” ujar Agung di lokasi kejadian.
Benturan keras membuat motor korban ringsek parah, sementara kedua pelajar tersebut terlempar dan mengalami luka serius. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung memberikan pertolongan pertama sebelum melaporkan ke Satlantas Polres Ponorogo.
Keduanya kemudian dilarikan ke RSU Muhammadiyah Ponorogo untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kasubag Humas dan Hukum RSUM Ponorogo, Aulia, membenarkan adanya dua pasien korban kecelakaan yang masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Kamis pagi.
“Benar, pagi ini ada dua korban laka lantas kakak beradik yang kami terima. Keduanya korban kecelakaan di Jalan Trunojoyo,” jelas Aulia.
Menurut hasil pemeriksaan medis, MF mengalami patah tulang tangan kanan, sementara sang adik AK mengalami patah tulang kaki.
“Keduanya dalam kondisi sadar dan masih menjalani pemeriksaan lanjutan. Jika masih bisa ditangani di RSU Muhammadiyah, perawatan akan dilakukan hingga tuntas. Namun jika perlu penanganan lebih lanjut, akan dirujuk,” imbuhnya.
Hingga Kamis siang, petugas Satlantas Polres Ponorogo masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh manuver mendahului kendaraan tanpa memperhatikan situasi lalu lintas dari arah berlawanan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para pelajar, untuk selalu berhati hati dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara, terutama di jam padat pagi hari. (As Adil Fajar /Koresponden Ponorogo)





