IndonesiaBuzz: Solo, 3 Sepetember 2025 – Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menyelenggarakan Forum Implementasi Kerja Sama Ditjen PEN dan UNS Solo di Ballroom UNS Tower Solo, Kamis (28/8/25).
Kegiatan ini dihadiri perwakilan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, praktisi, hingga mahasiswa. Forum tersebut menjadi wadah sinergi pentahelix dalam mendorong kompetensi eksportir Indonesia, khususnya dari Solo.
Dekan FISIP UNS Solo, Dr. Didik Gunawan Suharto, bersama Sekretaris Ditjen PEN, Arief Wibisono, membuka acara dengan menekankan pentingnya kolaborasi untuk mendukung akselerasi pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama poin 8, 9, dan 11.
Dalam sesi paparan, Tenaga Ahli Export Center Surabaya, Arie Indarwanto, membahas regulasi dan standar internasional. Fasilitator Desain Ditjen PEN, Ichwan Joesoef, menekankan adaptasi desain produk untuk pasar ekspor. Dari sisi pembiayaan, Melinda Eka dari BNI Xpora Solo menjelaskan fasilitas dukungan finansial, sementara CEO Kain Lukis Nasrafa, Yani Mardiyanto, berbagi pengalaman menembus pasar Jepang dan Korea. Forum juga menghadirkan analisis Atase Perdagangan KBRI Bangkok terkait tren pasar Thailand.
Peserta forum mendapat kesempatan mengikuti sesi konsultasi bisnis interaktif dengan narasumber dan kunjungan lapangan ke Sentra IKM Semanggi Harmoni untuk melihat produk lokal Solo yang telah merambah pasar internasional, seperti batik cetak, blangkon, dan wayang kulit.
Forum ini diharapkan menjadi katalisator lahirnya eksportir baru dari Solo, sehingga mampu berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara.(red-)







