IndonesiaBuzz: Jakarta, 23 Juni 2025 – Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, saat Dan Ticktum dari tim CUPRA KIRO berhasil keluar sebagai juara dalam balapan Jakarta E-Prix 2025, bagian dari ABB FIA Formula E World Championship musim ke-11. Meski memulai dari posisi kelima, pembalap asal Inggris itu menorehkan waktu 48 menit 33,418 detik dan mengukuhkan namanya di podium tertinggi.
Deru mobil listrik berpacu di lintasan JIEC yang kering dan berdebu tak mengurangi antusiasme ribuan penonton yang memadati tribun. Mobil dengan tenaga 300 kW dan kecepatan maksimum mencapai 322 km/jam sukses menghipnotis penonton yang terpukau dengan kelincahan dan teknologi ramah lingkungan dari kendaraan masa depan itu.
Jakarta E-Prix 2025 juga menandai debut mobil balap listrik GEN3 Evo, yang mampu berakselerasi dari 0 ke 60 mph lebih cepat 30 persen dari mobil F1 saat ini, dan 36 persen lebih cepat dari generasi sebelumnya, menjadikannya puncak inovasi dalam dunia balap.
PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai penyelenggara menegaskan bahwa pelaksanaan Formula E kali ini menjadi simbol sinergi antara budaya, teknologi hijau, dan peran Jakarta di panggung internasional. Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, menyebut gelaran bertajuk Sarinah Jakarta E-Prix 2025 sebagai perwujudan kota berkelanjutan yang menghargai warisan sejarah.
“Formula E bukan sekadar soal kecepatan, tapi juga merayakan semangat kolaborasi, kreativitas, dan gaya hidup ramah lingkungan. Jakarta menunjukkan dirinya sebagai kota dinamis yang siap menyongsong masa depan,” ujar Direktur Proyek Deni Rifky Purwana.
Balapan kali ini melibatkan 22 pembalap dari 11 tim yang berasal dari 10 negara, menambah semarak ajang olahraga global ini dan mengukuhkan Jakarta sebagai pusat sport tourism dunia.
Selain menjadi pertunjukan otomotif kelas dunia, Jakarta E-Prix memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian ibu kota. Berdasarkan kajian Indef pada penyelenggaraan Formula E sebelumnya, dampak ekonomi langsung dari ajang ini mencapai Rp597 miliar, dengan potensi peningkatan PDRB Jakarta sebesar Rp2,04 triliun.
Kontrak penyelenggaraan Formula E yang awalnya berlangsung tiga tahun sejak 2022 dengan nilai komitmen Rp653 miliar, sempat mengalami penyesuaian karena benturan jadwal pemilu. Namun, kehadiran kembali Jakarta di musim ke-11 membuktikan komitmen kota ini dalam mendukung olahraga berbasis energi baru dan terbarukan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menilai penyelenggaraan Formula E 2025 berjalan lancar, tertib, dan memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat. Ia membuka kemungkinan perpanjangan kontrak penyelenggaraan untuk musim-musim mendatang, dengan catatan efisiensi biaya dan dampak ekonomi menjadi pertimbangan utama.
“Jakarta akan segera memasuki usia lima abad. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat posisi kita sebagai kota global yang tidak hanya modern, tetapi juga menghargai sejarah dan memimpin inovasi,” tegas Pramono.
Jakarta E-Prix 2025 bukan sekadar balapan. Ini adalah panggung transformasi kota. Dengan menghadirkan perpaduan olahraga, teknologi, budaya, dan ekonomi, ajang ini memperlihatkan wajah baru Jakarta: kota yang ramah lingkungan, inklusif, dan bersaing di kancah global.





