IndonesiaBuzz: Wonogiri, 2 November 2023 – Sebuah foto yang menunjukkan seorang siswa SMK Bhakti Mulia Wonogiri berjalan kaki membawa poster mencari keadilan viral di media sosial. Dalam poster itu, siswa yang berinisial MI itu mengaku bukan pencuri dan menuduh guru dan apotek tertentu telah memfitnahnya.
Foto itu diambil di sekitar lampu merah simpang empat Pokoh Wonogiri Kota pada Selasa (31/10/2023) pagi. Siswa itu memakai jas almamater berwarna biru muda, celana panjang abu-abu, dan tas punggung hitam. Di tas punggungnya terikat bendera merah putih.
“Demi Allah aku anak yatim. Bukan pencuri. Tidak seperti yang dituduhkan guru SMK Bhakti Mulia dan Apotek (sensor). Mencari keadilan,” demikian isi poster yang dipasang di papan yang dibawa siswa itu.
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata permasalahan yang melibatkan siswa tersebut sudah selesai secara kekeluargaan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala SMK Bhakti Mulia Wonogiri, Sutardi, didampingi oleh guru dan wakasek di ruang kerjanya.
Menurut Sutardi, permasalahan itu bermula saat MI magang di salah satu apotek di Wonogiri. Pada pekan lalu, ada selisih penghitungan administrasi keuangan di apotek itu senilai Rp 66 ribu. MI kemudian dimintai keterangan oleh pihak apotek.
“Sebenarnya tidak dipermasalahkan oleh pihak apotek saat itu. Namun kan itu bisnis ya, kita akhirnya turun tangan juga ke sana,” kata Sutardi.
Sutardi mengatakan, pihak sekolah kemudian mengganti rugi uang tersebut dan berembug bersama dengan MI dan wali muridnya. Masalah itu selesai dengan damai dan MI ditarik kembali ke sekolah.
“Tadi juga kita minta keterangan. Keterangannya juga berubah-ubah,” kata Sutardi.
Sutardi menambahkan, berdasarkan penelusuran dari guru sekolah itu, tulisan di poster tersebut terindikasi bukan tulisan tangan MI. Hal itu juga diakui oleh MI sendiri. Namun, MI belum mengaku siapa yang mempersiapkan tulisan itu.
Pihak sekolah juga masih mencari tahu siapa pihak yang menulis dan mendorong MI melakukan aksi tersebut. Sementara itu, berdasarkan catatan sekolah, MI juga memiliki permasalahan terkait utang piutang.
“Yang jelas saat ini sudah klir permasalahan ini. Kita tadi juga kaget (dengan aksi MI),” kata Sutardi.
Sutardi menuturkan bahwa MI tinggal di Wonogiri bersama dengan keluarga besarnya. Ayahnya telah meninggal. Selama ini MI dirawat oleh saudara-saudaranya. @indonesiabuzz



